Bukan Tak Boleh Makan Gula, tapi Cek Dulu Takarannya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bahan makanan. Homeliving.com

    Ilustrasi bahan makanan. Homeliving.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gula memang paling sulit untuk dihindari. Bisa dibilang, hampir semua makanan yang kita konsumsi sehari-hari mengandung gula. Bahkan, makanan yang dianggap paling sehat pun tetap mengandung gula.

    Baca juga: 6 Khasiat Gula: Kulit Tambah Cerah, Tilik Resepnya

    Pada dasarnya gula merupakan unsur makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun tanpa disadari, asupan gula per hari yang kita konsumsi berlebihan.

    World Health Organization (WHO) menganjurkan bahwa asupan gula dari semua sumber makanan dan minuman yang kita konsumsi tidak melebihi 50 gram per hari untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak, hanya 30 gram per hari.

    "Banyak orang merasa sudah menjalani gaya hidup sehat, padahal ternyata kandungan gulanya tinggi. Makanan yang kita anggap sehat aja, kandungan gulanya bisa 20 gram," ungkap dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK selaku spesialis gizi klinis dalam talkshow "Lindungi Kesehatan Gigi dari Resiko Gula Tersembunyi" di Jakarta.
    Ilustrasi takaran gula penderita diabetes. shutterstock.com
    dr. Diana pun menyebutkan beberapa makanan yang dianggap sehat namun ternyata memiliki kandungan gula yang tinggi seperti granola memiliki 20 gram gula, protein bar 10 gram, puding 20 gram, yogurt 20 gram dan almond milk 10 gram.

    "Itu yang salah kaprah. Orang selalu merasa bahwa itu sehat. Itu yang harus dihindari. Yang asin-asin juga mengandung gula. Capcay yang sayur juga mengandung banyak gula. Bukan tidak boleh makan gula, cuma kita harus lebih cermat dalam memilih makanan. Patokannya ya yang dari 50 gram per hari itu. 50 gram itu sama kayak empat sendok makan," terang dr. Diana.

    Kelebihan gula tentu akan berdampak pada kesehatan. Salah satu yang paling gampang terlihat adalah lubang gigi. Sedangkan untuk jangka panjang bisa berdampak pada obesitas serta diabetes.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.