Intip 5 Cara untuk Merawat Pakaian Bayi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaun putih rancangan dari Oscar de la Renta yang diberikan kepada Nori. Meski sering mendapatkan baju bayi rancangan desainer, Kim membantah sering membelikan barang-barang mewah dan mahal untuk Nori. Instagram.com/Kim Kardashian

    Gaun putih rancangan dari Oscar de la Renta yang diberikan kepada Nori. Meski sering mendapatkan baju bayi rancangan desainer, Kim membantah sering membelikan barang-barang mewah dan mahal untuk Nori. Instagram.com/Kim Kardashian

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga, namun seringkali khawatir dalam merawat buah hati khususnya bayi yang lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan orang dewasa. Kebersihan pakaian bayi menjadi perhatian khusus karena bersentuhan langsung dengan kulit bayi yang cenderung sensitif.

    Baca: Perhatikan Posisi Tidur Bayi, Kesalahan Bisa Sebabkan Kematian

    Untuk memastikan buah hati mereka terhindar dari kuman, bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi pernapasan ataupun infeksi kulit, 78.61 persen ibu-ibu memilih untuk melakukan sendiri pencucian pakaian tanpa bantuan asisten. 74.28 persen lainnya menggunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian keluarganya. Bagi para orang tua pakaian bernoda adalah hal biasa dan dapat sering terjadi, seperti susu dan makanan yang tumpah, atau noda membandel lainnya. Namun tak jarang mereka menjadi khawatir, bagaimana jika noda dan bakteri tak mudah hilang? Untuk menanggulanginya ibu melakukan berbagai cara mencuci yakni dengan menggunakan air panas ataupun cairan disinfektan.

    Ilustrasi bayi merangkak. freepik.com

    “Mesin cuci front loading WW85K Samsung menjadi pilihan tepat bagi konsumen modern untuk menjaga kebersihan pakaian bayi, menghilangkan noda dengan lebih mudah tanpa khawatir risiko terpapar bakteri dan alergen penyebab penyakit yang dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh bayi. Lebih dari itu, karena mengerti kebutuhan ibu yang memiliki banyak kegiatan, Samsung menghadirkan fitur unggulan yang memungkinkan konsumen untuk menghemat waktu menyetrika pakaian yang kusut dan menghabiskan lebih banyak waktu merawat bayi,” ujar Michael Adisuhanto, Senior Product Marketing Manager Digital Appliances, Samsung Electronics Indonesia dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 26 Oktober 2018.

    Berikut 5 cara merawat pakaian bayi lebih mudah dan bebas khawatir:

    1. Pisahkan pakaian bayi dengan bahan kain berisiko tinggi. Bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan anak remaja ataupun dewasa. Sebelum mencuci pakaian sebaiknya ibu pisahkan pakaian bayi dengan bahan kain berisiko tinggi lainnya; pakaian dewasa, pakaian dalam, seprai, handuk, selimut ataupun peralatan dapur berbahan kain seperti serbet agar tidak tercampur dengan kotoran dan bakteri.

    2. Gunakan deterjen khusus untuk mencuci baju bayi. Kulit bayi yang lebih tipis dan cenderung sensitif membutuhkan perawatan khusus, pilih deterjen yang tidak mengandung zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan kulit bayi iritasi dan alergi.

    3. Pastikan pakaian bayi terbebas dari bakteri dan alergi. Para ahli menyarankan untuk mencuci pakaian dengan air memiliki temperatur 60 derajat Celcius untuk membunuh kuman dan bakteri. 

    4. Rawat pakaian bayi sesuai jenis bahannya. Pastikan memeriksa label perawatan pada pakaian bayi, karena tidak semua baju bayi dapat disetrika.

    Baca: Penumpang Pesawat Dikeluarkan karena Komplain Bayi Menangis

    5. Segera cuci pakaian bayi yang kotor dan terkena noda. Cara terbaik untuk menghilangkan noda susu, makanan, atau kotoran lainnya di pakaian bayi adalah dengan segera mencucinya. Teknologi Eco Bubble dapat membantu ibu lebih mudah menghilangkan noda, gelembung mikro bisa menyerap 40x lebih cepat ke dalam kain dan melindungi warna serta tekstur pakaian bayi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.