Jenis Kelamin Bayi Bisa Ditentukan Sebelum Hamil? Cek Teorinya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi. telegraph.co.uk

    Ilustrasi bayi. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta -  Banyak mitos yang beredar bahwa kita bisa menentukan bayi perempuan atau laki-laki dari makanan yang dikonsumsi selama proses persiapan kehamilan. Faktanya?

    Baca juga: Tips Membaca untuk Bayi Anda, Gunakan Nada pada Tokoh

    Dokter Boy Abidin SpOG mengungkapkan bahwa penentuan bayi laki-laki atau perempuan sebenarnya masih wewenang Tuhan Yang Maha Esa. Hanya saja, secara teori berdasarkan studi ilmiah hal tersebut bisa diusahakan.

    "Sebenarnya ini masih jadi perdebatan. Kalau secara teorinya, yang menentukan itu memang sperma dari suami. Sperma suami itu terdiri dari X dan Y. Kalau sperma X yang bertemu dengan sel telur maka jadinya anak perempuan. Kalau yang Y ketemu sel telur maka jadinya anak laki-laki," ujar dr. boy dalam peluncuran "Femometer Sensitif Ovutest Digital" di Jakarts, Selasa.

    Menurut dr. Boy, jika ingin mendapatkan anak perempuan, suami istri harus melakukan hubungan intim di luar masa subur. Sedangkan untuk anak laki-laki, dilakukan saat masa subur.

    "Setelah masa subur, Y-nya (laki-laki) sudah mati. Maka yang akan lebih dominan yang X (perempuan)," jelasnya.

    Selain itu, untuk mendapatkan anak laki-laki, kondisi area vagina sang istri harus memiliki tingkat asam (pH) yang tinggi. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan banyak makan daging.

    "Kalau mau bayi laki, vagina harus asam. Kalau ingin suasana vagina lebih asam bisa disiram-siram dengan garam atau makan daging-dagingan supaya asamnya lebih tinggi," kata dr. Boy. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.