5 Manfaat Tertawa untuk Kesehatan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tertawa (pixabay.com)

    Ilustrasi tertawa (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tertawa ternyata memiliki banyak manfaat. Selain melegakan, tertawa juga bisa membuat kesehatan tubuh Anda membaik dalam jangka pendek dan jangka panjang. Setidaknya ada lima manfaat tertawa untuk tubuh Anda, seperti dilansir Medical Daily, Jumat, 18 Januari 2019.

    Baca juga: Warga Solo Rayakan Hari Tertawa Internasional

    1. Lebarkan pembuluh darah

    Penelitian telah menemukan dampak positif tertawa pada aliran darah, salah satunya meningkatkan pelebaran pembuluh darah selama 24 jam setelah subjek menonton film. "Tertawa mungkin bukan solusi lengkap untuk jantung yang sehat, tetapi tampaknya berkontribusi terhadap efek positif," kata Jun Sugawara, peneliti.

    2. Hilangkan stres

    Respons fisik juga mengaktifkan respons stres Anda yang berujung hadirnya perasaan santai. Sebuah studi menemukan bahwa tertawa menurunkan tingkat tiga hormon stres - kortisol, epinefrin, dan dopac masing-masing 39 persen, 70 persen, dan 38 persen, dalam jangka pendek.

    Meskipun begitu, ada kemungkinan tertawa dapat memainkan peran terapi dalam jangka panjang. Terapi tawa telah dipelajari sebagai alat manajemen stres, terutama bagi mereka yang menderita kecemasan dan depresi.

    3. Tingkatkan sistem kekebalan tubuh

    Dr. Lee Berk dari Loma Linda University, California mengatakan kepada TIME tertawa berhubungan dengan tingkat peradangan yang lebih rendah dan aktivitas sel pembunuh yang lebih tinggi dalam tubuh. Sel-sel ini membantu sistem kekebalan tubuh Anda melawan penyakit.

    "Banyak dari hal-hal yang sama ini juga terjadi ketika Anda tidur dengan benar, makan dengan benar, dan berolahraga," kata Berk yang memasukkan tertawa ke dalam gaya hidup sehat.

    4. Hilangnya rasa sakit

    Dalam serangkaian percobaan, para partisipan studi menunjukkan toleransi nyeri yang lebih baik ketika tertawa bersama.

    "Ketika tertawa, ambang nyeri meningkat secara signifikan, sedangkan ketika subyek menyaksikan sesuatu yang tidak secara alami menimbulkan tawa, ambang nyeri tidak berubah," tulis para peneliti.

    Meskipun fenomena ini tidak dipahami dengan jelas, para peneliti percaya bahwa tertawa dapat melepaskan zat kimia otak atau endorfin dalam tubuh yang dapat meningkatkan kemampuan kita untuk menahan rasa sakit.

    5. Latihan fisik

    Jangan menganggap tertawa dapat menggantikan aktivitas fisik atau membantu Anda menurunkan berat badan. Tetapi, tertawa sekitar 10 hingga 15 menit bisa membakar hingga 40 kalori menurut studi Vanderbilt University Medical Center.

    Dalam beberapa kasus, gelak tawa yang intens dapat melatih beberapa bagian tubuh seperti diafragma, perut, dan bahkan otot-otot bahu Anda.

    Baca juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh dengan Sirup Bawang Putih

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).