Kopi Darat dari Aplikasi Kencan, Pernah Bertemu Hanya 15 Menit

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan jatuh cinta. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan jatuh cinta. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang merasa kesulitan mendapatkan pasangan atau teman kencan dari hubungannya di dunia nyata. Untuk itu beberapa di antara mereka pun menggunakan aplikasi kencan daring untuk mendapatkan tujuannya. 

    Elok Rizkiwardhani adalah salah satu pengguna aplikasi kencan. Ia merasa aplikasi kencan daring memudahkannya dalam mencari teman kencan, bahkan jodoh. Ia merasa bukan tipe perempuan yang diinginkan oleh laki-laki. Ia mengatakan tak memiliki tubuh yang langsing dan hal itu membuatnya tidak nyaman dengan diri sendiri. "Gue itu bukan tipe perempuan yang pasar minta," ujar dia kepada Tempo saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis 19 September 2019 lalu.

    Perempuan berusia 26 tahun itu akhirnya memilih mengunduh aplikasi kencan daring untuk mendapatkan teman kencan. Sejak 2011, ia memasang berbagai aplikasi kencan. Sebut saja Tinder, Badoo, dan OkCupid. Seorang laki-laki asal Australia menjadi match pertamanya di Tinder. Laki-laki itu sedang berada di Indonesia karena sedang ada riset dari perusahaannya.

    Elok pun bertemu dengan lelaki itu dan menemaninya makan malam bersama. Ia tetap berhati-hati karena ada anggapan bahwa warga negara asing memakai aplikasi kencan daring hanya untuk mendapatkan hubungan satu malam. Tapi ternyata ia merasa aman. Bahkan pertemuan itu membuatnya bisa mengembangkan jejaring pertemanannya. "Sepupu gue bahkan akhirnya pacaran sama teman dia (laki-laki WNA Australia) dan sampai menikah."

    Selain Tinder, Elok memakai aplikasi OkCupid. Dia menggunakan aplikasi asal Amerika Serikat itu sejak September 2015. Ia berhasil mendapatkan kecocokan dengan 35 orang lawan jenis, meski hanya berhasil bertemu di dunia nyata dengan 15 orang. Salah satunya adalah pacarnya yang sudah empat tahun menjalin hubungan dan akan melamarnya pada tahun depan. "Ibu gue bertanya, ‘kok bisa? (bertemu pacar di aplikasi kencan daring)’. Gue jelaskan akhirnya."

    Pengguna harus menjawab sekitar 15 pertanyaan dalam bahasa Inggris mengenai diri dan seperti apa kriteria teman kencan yang dicari saat awal menggunakan OkCupid. Pilihan jawabannya berganda dan bisa dipilih semuanya atau hanya memilih salah satu.

    Bagi Elok, hal pertama yang ia lihat di dalam profil orang adalah foto. Setelah cocok, ia akan berusaha mencari tahu apakah orang ini cukup religius dan memiliki pekerjaan tetap.

    Petualangan percintaannya tidak mulus-mulus saja. Elok pernah mendapatkan kecocokan di aplikasi kencang daring. Setelah bercakap-cakap dengannya, mereka memutuskan untuk kopi darat. Tapi, saat bertemu, laki-laki itu hanya melayani pembicaraannya selama 15 menit. Ia pergi dan mengatakan kepadanya melalui sebuah pesan bahwa Elok berbeda dengan foto yang dilihatnya di aplikasi. "Benar-benar pergi begitu saja. Padahal, gue tak pernah pakai aplikasi apa-apa untuk foto yang gue pasang," tutur Elok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.