Selain Hipertensi, Makan Garam Berlebih Akibatkan 6 Masalah Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menaburkan garam. shutterstock.com

    Ilustrasi menaburkan garam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaGaram sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari hidup kita. Sehingga, kondisi kelebihan kadar garam di tubuh bukanlah sesuatu yang jarang terjadi. Padahal, ada beberapa penyakit yang dapat muncul jika Anda terlalu banyak makan garam.

    Meski begitu, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi garam sama sekali. Menjaga kadarnya adalah hal yang terpenting, sebab garam juga memiliki beberapa manfaat untuk tubuh kita. Garam atau sodium, dalam jumlah yang cukup, dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan di tubuh, dan berperan dalam menjaga fungsi saraf serta otot.

    Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa banyak makan garam bisa menyebabkan darah tinggi. Hal ini tidaklah salah. Hanya saja, Anda juga perlu mengetahui bahwa ada juga penyakit lain yang bisa timbul akibat konsumsi garam berlebih, seperti di bawah ini.

    1. Penyakit jantung
    Garam bisa meningkatkan tekanan darah dan menimbulkan darah tinggi. Kondisi ini merupakan penyebab penyakit jantung yang paling umum. Hampir dua per tiga dari seluruh kasus stroke dan setengah dari kasus penyakti jantung, disebabkan oleh hipertensi.

    2. Penyakit ginjal kronis
    Sama seperti penyakit jantung, penyakit ginjal kronis juga bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Orang yang mengidap penyakit ini, lebih sensitif terhadap asupan sodium atau garam di tubuh.

    Penyakit ginjal kronis dan hipertensi berhubungan dengan siklus yang berkisambungan. Pasalnya, ginjal berperan dalam metabolisme garam di tubuh. Jika ginjal tidak dapat mengeluarkan natrium dengan baik, maka metabolisme garam di tubuh menjadi terganggu dan garam akan menumpuk di tubuh, dan menyebabkan naiknya tekanan darah.

    3. Osteoporosis
    Jumlah kalsium yang keluar melalui urine, akan bertambah seiring dengan meningkatnya kadar garam di tubuh. Apabila kadar kalsium di dalam darah berkurang dari yang seharusnya, maka tubuh akan mengambil kalsium dari dalam tulang untuk menyeimbangkan kekurangan kalsium. Hal ini menyebabkan kesehatan tulang Anda akan terganggu hingga mengalami pengeroposan tulang atau osteoporosis.

    4. Kanker
    Mengonsumsi garam berlebih, juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker lambung.

    5. Hipernatremia
    Terlalu banyak natrium di dalam darah, bisa menyebabkan kondisi yang disebut hipernatremia. Penyakit ini merupakan gangguan akut yang terjadi saat seseorang tidak mendapat cukup makanan atau minuman, sehingga garam tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh. Akibatnya, penumpukan garam pun terjadi.

    Saat sodium di darah menumpuk, akan terjadi gangguan metabolisme di tubuh yang bisa berujung pada penumpukan cairan di organ tubuh, termasuk otak. Hal ini bisa menyebabkan kejang, koma, bahkan berujung kematian.

    6. Gangguan saraf
    Garam memang penting untuk menjaga fungsi saraf. Namun, jika berlebihan, konsumsi garam justru akan berbalik merusaknya. Di tubuh kita, diperlukan keseimbangan antara sodium (garam) dengan kalium untuk menjaga fungsi saraf tetap normal. Jika kadar sodiumnya terlalu banyak, maka keseimbangan akan terganggu. Begitu pula dengan fungsi saraf, yang juga akan mengalami gangguan.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.