Alasan Kita Tak Boleh Menahan Kentut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/NURKHOIRI

    TEMPO/NURKHOIRI

    TEMPO.CO, Jakarta - Jangan anggap remeh saat ingin membuang angin atau kentut karena ini merupakan tanda bagus untuk kesehatan. Para ahli kesehatan mengingatkan agar jangan pernah menahan buang angin karena bisa menganggu fungsi pencernaan dan menyebabkan masalah lain.

    Berikut delapan alasan orang tak perlu menahan keinginan untuk kentut, seperti dilansir Times of India.

    Bagus untuk kesehatan usus
    Perut kembung memang merupakan proses alami, namun menahan laju gas yang keluar bukanlah ide bagus. Membiarkan gas keluar adalah usaha tubuh untuk melepaskan produk dari sistem gastrointestinal yang dapat membahayakan tubuh. Selain itu, bagi yang memiliki dinding usus relatif lemak, penumpukan gas yang kuat dapat merusak fungsi kerjanya.

    Menghindari rasa sakit di perut
    Menahan keinginan buang angin dalam durasi yang lebih lama dapat memberi tekanan besar pada sistem usus bagian bawah sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di perut.

    Mencegah perut kembung
    Kondisi perut kembung tidak nyaman. Buang angin adalah cara tubuh menunjukkan adanya gas dalam tubuh yang perlu dilepaskan. Kondisi ini sering dialami sesaat setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan yang berat. Jika gas tidak keluar, biasanya akan menyebabkan sakit perut dan tidak nyaman pada perut.

    Cegah risiko penyakit saluran pencernaan
    Menahan hasrat buang angin dapat meningkatkan kemungkinan gas buangan kembali diserap oleh tubuh. Gas-gas ini, saat diserap kembali bisa menimbulkan risiko penyakit gastrointestinal.

    Mencegah bau busuk
    Menahan angin yang keluar justru bisa menyebabkan situasi bertambah buruk. Gas di dalam perut bisa perlahan membusuk dan menyebabkan gas yang dilepaskan semakin berbau busuk.

    Cegah perut bergemuruh
    Perut Anda kerap berbunyi saat lapar atau dehidrasi. Saat menahan angin juga bisa menyebabkan kondisi serupa.

    Tanda peringatan tubuh
    Dalam kasus perut kembung kronis, kentut merupakan tanda dari perut bahwa ada makanan yang tidak bisa dicerna.

    Baunya bagus
    Dalam dosis sedikit, bau khas bisa mencegah kerusakan sel, stroke, dan serangan jantung dalam jangka panjang. Sebaliknya dalam dosis besar, gas itu bisa menjadi racun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.