Awas, Jangan Mandi Terlalu Lama. Cek Dampak Buruknya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedang  mandi. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sedang mandi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perawatan kulit wajah perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kulit kering. Semakin bertambahnya usia, risiko kulit kering akan lebih besar.

    Tanda kulit mengalami kekeringan bisa berupa permukaan kulit wajah yang terasa kasar, mengelupas, pecah-pecah, dan terasa gatal. Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa dihindari atau mulai dilakukan untuk mempertahankan kelembapan kulit wajah.

    Dokter Allert Benedicto Ieuan Noya menuturkan beberapa kebiasaan yang sebaiknya dijalani untuk menjaga kelembapan kulit. Pertama, basuh wajah dengan air biasa. Kadang kala udara dingin membuat kita ingin membasuh kulit dengan air hangat, tapi kebiasaan ini justru dapat memperburuk kondisi kulit kering.

    "Saat mandi, sebaiknya batasi waktu hanya sekitar 5-10 menit," ujarnya.

    Mandi dengan air panas terlalu lama bisa menghilangkan minyak alami pelindung kulit. Lebih baik pilih air hangat, lalu keringkan kulit dengan cara menepuk dengan handuk pelan-pelan, jangan menggosok berlebihan.

    Sabun yang mengandung pewangi tambahan pun kurang baik untuk kelembapan kulit. Bila dipakai terlalu banyak, sabun bisa menghilangkan minyak alami kulit. Selain itu, cermat dalam memilih pembersih wajah. Disarankan untuk memilih produk yang lembut tanpa tambahan pengharum agar kulit terhindar dari iritasi kulit yang dapat menyebabkan kulit semakin kering.

    Jangan lupa pakai pelembap setelah mencuci wajah. Menurut Allert, lebih baik pilih pelembap dalam bentuk krim atau salep untuk wajah kering dibandingkan losion. Pelembap dengan bahan terbaik adalah yang mengandung minyak alami, misalnya minyak zaitun dan jojoba. Selain itu, bahan lain yang juga dapat membantu kulit kering adalah asam laktat, asam hialuronat, gliserin, lanolin, minyak mineral, dan petrolatum.

    Dia juga menyarankan untuk memakai pelembap dengan tekstur berminyak dan kental. Coba oleskan ke telapak tangan, lalu balikkan. Jika menetes, berarti pelembap belum cukup kental untuk kulit kering. Selain itu, waspadai produk yang bisa membuat kulit kering seperti produk yang mengandung alkohol pengharum, retinoid, dan asam alfa-hidroksi (AHA).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.