Sering Marah, Ini Cara Mudah Mengendalikannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi karyawan marah/jengkel. Shutterstock

    Ilustrasi karyawan marah/jengkel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Marah adalah hal yang normal dan sebenarnya emosi yang sehat. Tetapi, penting untuk menghadapinya dengan cara yang positif karena amarah yang tidak terkendali tidak hanya bisa merusak hubungan tetapi juga kesehatan mental dan fisik.

    Kemarahan yang tidak terkendali terkadang membuat Anda mengatakan atau melakukan hal-hal yang akan disesali kemudian. Jika Anda juga sering merasa marah, berikut beberapa tips manajemen kemarahan yang mudah, yang dapat membantu mengendalikan amarah sebelum amarah mengendalikan Anda, seperti dilansir dari Timesofindia.com.

    Hitung mundur
    Hitung mundur atau hingga 10. Jika benar-benar marah pada sesuatu, Anda bahkan bisa mulai dari 100. Waktu yang dihabiskan dalam menghitung membantu detak jantung melambat dan pada akhirnya kemarahan akan mereda.

    Ambil napas dalam-dalam
    Saat marah, pernapasan meningkat dan menjadi lebih dangkal. Anda dapat membalikkan amarah atau setidaknya menurunkan amarah dengan mengambil napas lambat dan dalam dari hidung dan mengeluarkan napas dari mulut selama satu menit.

    Jalan-jalan
    Berolahraga menenangkan saraf dan dengan demikian membantu mengurangi kemarahan. Ketika merasa marah lain kali, berjalan-jalan, pergi ke pusat kebugaran, atau mencari lagu favorit. Cobalah apa pun yang membuat bergerak dan pikiran serta tubuh rileks.

    Temukan mantra dan ulangi
    Terkadang, kata atau frasa dapat membantu menenangkan. Saat marah, ucapkan hal-hal seperti "santai", "bisa melakukannya", atau "semuanya akan baik-baik saja".

    Tetap tenang
    Terkadang, kemarahan membuat Anda mengatakan dan bahkan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dan sesuatu yang akan Anda sesali nanti. Cobalah untuk tetap diam ketika merasa terlalu marah. Beri diri waktu tanpa bicara dan percayalah bahwa Anda akan merasa lebih baik dalam 5-10 menit ke depan.

    Lakukan peregangan
    Menggerakkan leher dan bahu adalah gerakan yoga terbaik dan tidak berat, yang dapat membantu mengendalikan emosi. Anda bahkan tidak memerlukan peralatan apa pun untuk melakukan ini.

    Berlatih bersyukur
    Ketika semuanya terasa salah, luangkan waktu sejenak untuk fokus pada apa yang benar. Menghitung berapa banyak hal baik yang Anda miliki dalam hidup dapat membantu mengendalikan amarah dan membalikkan situasi.

    Ekspresikan kemarahan
    Terkadang tidak apa-apa untuk mengatakan bagaimana perasaan selama Anda bisa menanganinya dengan cara yang benar. Meskipun ledakan tidak dapat menyelesaikan masalah, dialog yang matang dapat membantu mengurangi kemarahan dan stres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!