Kenali Perbedaan Tumor dan Kanker agar Tak Keliru, Ini Jenisnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sel kanker. shutterstock.com

    Ilustrasi sel kanker. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masih banyak masyarakat yang keliru antara tumor dan kanker. Beberapa orang sering mendengar kata tumor, ia mungkin langsung membayangkan kanker yang mematikan. Padahal, tidak semua tumor itu berbahaya.

    Menurut The National Cancer Institute tumor adalah massa atau benjolan. Tumor terjadi ketika sel-sel tubuh tumbuh terlalu cepat. Secara umum, tumor dibedakan menjadi tiga jenis di bawah ini:

    1. Tumor jinak
    Tumor jinak tidak berbahaya. Pertumbuhannya pun lambat dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Ada beberapa jenis tumor jinak:

    A. Adenoma
    Adenoma merupakan tumor yang tumbuh di jaringan epitel. Tipe yang paling sering adalah polip di usus besar, namun bisa juga tumbuh di hati, kelenjar pituitari, dan kelenjar tiroid. Penanganan untuk adenoma bergantung pada lokasi dan ukuran tumor.

    B. Fibroid
    Fibroid adalah jenis tumor yang tumbuh di jaringan fibrosa. Tumor ini sering muncul di rahim dan disebut fibroid rahim, polip rahim, atau miom. Meski tidak berbahaya, fibroid rahim bisa menimbulkan nyeri hingga perdarahan dari vagina yang tak normal, sehingga diperlukan tindakan operasi untuk mengangkatnya.

    Ilustrasi Kanker. shutterstock.com

    C. Hemangioma
    Hemangioma terbentuk akibat sel-sel darah yang berlebihan. Umumnya, tumor ini terjadi pada anak-anak. Tumor hemangioma kerap muncul di kulit dan hati. Tumor ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya tanpa penanganan medis.

    D. Lipoma
    Lipoma adalah pertumbuhan jaringan lemak di bawah kulit. Tumor ini paling sering muncul di leher, bahu, dan ketiak. Faktor genetik dapat berperan dalam terjadinya lipoma. Jika memicu nyeri dan terasa mengganggu, lipoma bisa diangkat melalui prosedur medis.

    Tumor jinak tidak mengandung sel-sel kanker. Ini berarti, mereka tidak berbahaya untuk tubuh. Meski begitu, tumor jinak bisa saja menyebabkan nyeri dan masalah serius lainnya jika tumbuh di dekat organ-organ vital dan menekan saraf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.