Mencegah Penyebaran Virus Corona, Jangan Lupa Gunakan Masker

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf medis bersumpah sebagai anggota

    Staf medis bersumpah sebagai anggota "tim serangan" dalam perang melawan pneumonia terkait virus corona di sebuah rumah sakit di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, 22 Januari 2020. [Xinhua/Cheng Min/Global Times]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pneumonia yang terjadi di Wuhan, Cina menjadi perhatian dunia. Kini virus corona yang menyebabkan pneumonia sudah menyebar ke berbagai negara di Asia termasuk Thailand, Vietnam, Hong Kong, Korea Selatan.

    Pencegahan agar Anda tidak terkena virus corona tentu penting dilakukan. Selain rajin mencuci tangan, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menghindari kontak dengan orang yang sedang flu, imbauan yang juga perlu diperhatikan dari para ahli kesehatan adalah menggunakan masker.

    Ahli penyakit tropik dan infeksi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Erni Juwita Nelwan menjelaskan bahwa penggunaan masker ampuh meminimalkan paparan virus. Sebab, virus corona tidak terlihat oleh kasat mata dan berada di udara (airborne). “Karena bisa terhirup, pakai masker jadi penting,” katanya saat ditemui usai Media Briefing bersama Ikatan Dokter Indonesia di Jakarta pada Jumat, 24 Januari 2020.

    Tentu ada masker khusus yang bisa memberikan perlindungan lebih baik untuk kesehatan Anda. Bukan sekedar menggunakan masker yang dijual seharga seribu rupiah di pinggir jalan. “Jangan pakai yang murah-murah karena virus itu bisa tetap tembus. Pilih medical mask. Ini proteksinya menyeluruh,” katanya.

    Masker juga tidak boleh digunakan berhari-hari. Sebab, virus dan bakteri yang sudah menempel karena aktivitas kita bisa mempengaruhi kesehatan jangka panjang. “Bukan hanya pneumonia saja yang bisa menyerang kalau pakai masker secara terus menerus, tapi berbagai penyakit terkait pernapasan lainnya. Baiknya punya stok medical mask,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.