Tips Mencuci Sepatu Lari, Gunakan Air Hangat dan Tanpa Pewangi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Under Armour HOVR Seri Machina. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    Under Armour HOVR Seri Machina. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    TEMPO.CO, Jakarta - Mencuci sepatu lari adalah hal yang penting untuk dilakukan. Saat menggunakannya, kita bisa saja menginjak kotoran, lumut hingga lumpur. Sayangnya, pengetahuan masyarakat masih minim tentang cara mencuci sepatu lari dengan benar.

    Agar tidak salah langkah, atlet lari sekaligus brand ambassador brand olahraga Under Armour Adinda Sukardi pun membagikan tipsnya. Pertama, seseorang harus mencuri sepatu lari dengan air hangat. Menurutnya, air hangat bisa menyerap sabun dengan baik. “Sepatu olahraga paling banyak menggunakan material nilon. Air hangat itu yang paling bagus untuk membantu proses penyerapan sabun ke material ini,” katanya saat ditemui dalam acara peluncuran koleksi terbaru sepatu Under Armour di Jakarta pada Rabu, 26 Februari 2020.

    Selain itu penting pula untuk menggunakan sabun detergen yang tidak mengandung pewangi dan pelembut. Menurut Adinda, pewangi dan pelembut justru membuat bau sepatu. “Karena pewangi dan pelembut kalau masuk ke sepatu justru meningkatkan jumlah bakteri. Otomatis setelah dicuci tetap bau,” katanya.

    Usai dicuci dengan air hangat dan sabun detergen biasa, Adinda pun mengimbau untuk mengeringkan sepatu lari dengan cara dijemur di bawah sinar matahari. Sebab, teriknya dapat membunuh bakteri dan virus. “Kecuali kalau sedang musim hujan seperti sekarang, dikeringkan di dalam rumah juga tidak papa,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?