Pentingnya Peran Telemedicine saat Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dokter. Sumber: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    Ilustrasi dokter. Sumber: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Wabah corona yang menyerang hampir sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia membuat kepanikan tersendiri dalam masyarakat. Terlebih dengan virus yang mudah menular, tak jarang orang mengurungkan niatnya untuk pergi ke luar rumah.

    Selain tidak mengunjungi pusat perbelanjaan, banyak masyarakat yang takut pergi ke rumah sakit walaupun kondisi fisik tak sehat karena itu adalah tempat bersarangnya bakteri. Telemedicine bisa menjadi jawaban keresahan orang-orang akan hal ini. Secara garis besar, telemedicine merupakan konsultasi yang dilakukan secara virtual antara dokter dan pasien.

    Berbagai platform online di Indonesia pun memiliki kemampuan telemedicine. CEO Halodoc Jonathan Sudharta mengatakan bahwa konsultasi yang diberikan secara online bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk tetap berobat dan memeriksakan diri. “Dengan wabah virus corona, mereka pun bisa tetap menjaga diri karena tidak perlu pergi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 23 Maret 2020

    Head of Medical Management Good Doctor Adhiatma Gunawan juga menerangkan bahwa selain antisipasi penyebaran virus corona kepada orang-orang yang akan memeriksakan diri ke dokter, telemedicine dapat menjangkau berbagai pasien di Indonesia. “Pasien yang mengalami keluhan tidak hanya di Jawa, tapi bisa juga di Sumatera, Kalimantan dan sebagainya. Mereka pun juga bisa mendapatkan akses kesehatan yang sama lewat telemedicine,” katanya.

    Obat-obat yang dibutuhkan juga bisa langsung dibeli dan dikirim ke rumah pasien. Dengan demikian, pasien pun hanya tinggal menunggu obat dan dapat langsung mengkonsumsinya saat dibutuhkan meski ada imbauan social distancing. “Terlebih untuk pasien dengan penyakit degeneratif yang lebih berisiko terjangkit virus, mereka bisa menunggu obat di rumah sehingga lebih aman dan terlindungi,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.