Cara Unik Berbagai Negara di Dunia Sambut Lebaran

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak cium tangan saat lebaran. shutterstock.com

    Ilustrasi anak cium tangan saat lebaran. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran sangat ditunggu oleh setiap pemeluk agama Islam di seluruh dunia. Maklum, Lebaran merupakan hari kemenangan usai menahan hawa nafsu selama satu bulan penuh.

    Adapun dalam menyambut Lebaran, berbagai cara unik pun dikerjakan oleh negara-negara di dunia. Mengetahui lebih lanjut tentang hal ini, berikut adalah empat tradisi diantaranya seperti dilansir dari situs NDTV dan The Holiday Spot.

    1. Mesir
      Di Mesir, Hari Raya Idul Fitri dilakukan selama tiga hari penuh. Di hari pertama, umumnya mereka akan berdoa, dan diikuti dengan konsumsi makanan khas seperti Fata (campuran nasi, daging, bawang dan cuka, dimasak bersama) dan Kahk (sejenis kue tradisional). Pada hari kedua dan ketiga, sanak saudara umumnya akan berkumpul dengan pakaian baru. Adapun anak-anak akan menerima Eid-ey-yah atau amplop berisikan uang. 

    2. India
      Bagi umat Muslim di India, satu hari sebelum Lebaran umumnya mereka akan mengadakan malam Chaand Raat. Ini ditandai dengan para wanita yang memasang mehendi (henna di kaki dan tangan) serta membagikan Eidi (permen atau uang untuk saudara). Adapun paginya, mereka akan mengkonsumsi seviyan atau puding dan berbagai kebab serta makanan tradisional lainnya.

    3. Iraq
      Di Iaq, Lebaran merupakan salah satu hari besar. Ini ditandai dengan liburnya segala aktivitas mulai dari sekolah hingga perkantoran. Hidangan tradisional yang disebut Klaicha juga dijadikan suatu keharusan, yang disiapkan oleh semua orang untuk merayakan hari kemenangan. Klaicha adalah jenis kue yang diisi dengan kacang dan kurma, dan diberi aroma mawar. 

    4. Afrika Selatan
      Umat Muslim akan berkumpul di Green Point di Cape Town pada malam hari terakhir Ramadhan setiap tahun untuk melihat bulan. Pada pagi harinya, mereka akan pergi ke masjid dengan pakaian berwarna cerah untuk melaksanakan salat Ied. Sekembalinya ke rumah, pai, samosa, kue tar dan jajanan lainnya akan dikonsumsi. Adapun kewajiban untuk bertukar hadiah usai makan siang dikerjakan.

      SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | NDTV | THEHOLIDAYSPOT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.