Minggu, 20 September 2020

Bisa Tingkatkan Cemas, Jangan Biarkan Anak Tidur Larut Saat New Normal

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi empeng / anak tidur. Shutterstock

    Ilustrasi empeng / anak tidur. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada masa new normal di tengah pandemi COVID-19, para ahli kesehatan mengingatkan agar anak-anak bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup salah satunya demi menjaga sistem kekebalan tubuhnya.

    Dokter spesialis anak, Mesty Ariotedjo menyoroti banyaknya anak yang waktu tidurnya larut karena merasa cemas karena COVID-19, padahal kondisi ini justru bisa membuat mereka semakin cemas. "Banyak anak di era pandemi COVID-19 waktu tidur mundur karena dia cemas, banyak bermain gadget. Kurang waktu tidur meningkatkan cemas," kata dia talk show daring Tokopedia x Parentstory Online Fair, Kamis 13 Agustus 2020.

    Rasa cemas yang terus menerus dan stres dapat melemahkan sistem kekebalan sehingga membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi virus dan penyakit, termasuk COVID-19. Menurut Mesty bukan perkara pukul berapa sebaiknya anak tidur pada malam hari, tetapi teraturnya waktu tidur anak setiap malam dan ini disesuaikan berdasarkan usia anak. "Rekomendasi jam berapa sampai jam berapanya tidak ada, tetapi yang penting anak tidur teratur setiap malam. Jam nya harus sama, jadi bangunnya juga sesuai. Tergantung usia, anak usia 1-9 tahun biasanya 1-2 jam tidur siang, 9-10 jam tidur malam," ujar dia.

    Jika orang tua ingin mengajarkan anak mulai tidur malam pukul 21.00 sebaiknya sekitar sejam sebelumnya sudah membantunya mempersiapkan tidur, seperti mengajaknya ke kamar pukul 20.00, memakaikannya piyama, menggosok gigi.

    Selain berperan untuk menjaga kekebalan tubuh, tidur malam yang cukup dan berkualitas juga bisa mengoptimalkan pertumbuhan anak. "Anak mendapatkan tidur agak panjang karena di malam hari menstimulasi hormon-hormon pertumbuhan. Agar pertumbuhan optimal, tidur malamnya harus bagus. Bangunnya tergantung kebiasaan di rumah. Mau (bangun) jam 5 pagi, jam 7-8 malam (anak harus) sudah tidur," Mesty.

    Mesty menambahkan, mengajarkan anak tidur malam lebih cepat misalnya juga sebenarnya membantu orang tua bisa tidur tidak terlalu larut sekaligus memungkinkan mereka me-time.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.