4 Hormon Bahagia di Tubuh Kita, Kenali Fungsi dan Tingkatkan Kadarnya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bahagia. Unsplash.com/Priscilla du Preez

    Ilustrasi wanita bahagia. Unsplash.com/Priscilla du Preez

    TEMPO.CO, Jakarta - Di dalam tubuh ada hormon yang bekerja menciptakan rasa bahagia. Semakin banyak produksi hormon ini, maka sensasi senang akan terus bersama kita.

    Mengutip laman Sehatq, ada empat hormon yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Sistem endokrin atau sistem hormonal akan melepaskan beraneka hormon ke aliran darah. Berikut empat jenis hormon bahagia dan yang mempengaruhi mood kita:

    1. Hormon dopamin
      Hormon dopamin memiliki banyak fungsi selain menciptakan rasa bahagia. Hormon ini juga mempengaruhi mekanisme penalaran, daya ingat, motivasi, dan fungsi sistem motorik.

    2. Hormon oksitosin
      Orang yang sedang jatuh cinta memiliki kadar hormon oksitosin yang lebih tinggi. Hormon ini penting dalam hubungan romantis hingga proses persalinan, menyusui, dan penguatan ikatan batin atau bonding antara ibu dan anak.

      Ilustrasi wanita bahagia. shutterstock.com

    3. Hormon endorfin
      Hormon endorfin bekerja untuk mengatasi gejala kecemasan, stres, dan depresi. Hormon ini juga berperan dalam meningkatkan kepercayaan diri, mengurangi berat badan, dan pereda nyeri.

    4. Hormon serotonin
      Hormon serotonin berperan dalam siklus tidur, nafsu makan, dan sistem pencernaan.

    Tidak kita sadari bahwa empat hormon ini selalu ada dan bekerja di dalam tubuh. Mulai dari membuka mata di pagi hari sampai terlelap di malam hari. Ada beberapa makanan dan minuman yang mampu meningkatkan kadar hormon bahagia tersebut. Di antaranya cokelat, avokad, kacang-kacangan, makanan pedas, sampai air mineral.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.