5 Manfaat Cuti Bagi Pekerja, Keluarga, dan Tim di Kerja

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi liburan keluarga (pixabay.com)

    Ilustrasi liburan keluarga (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap karyawan memiliki jatah cuti dari rutinitas pekerjan sehari-hari. Manfaat cuti ini sejatinya tak hanya dirasakan oleh pekerja itu sendiri namun juga keluarga dan rekan kantornya.

    Jangan dulu berpikir pekerjaan yang ditinggal karyawan cuti bakal menjadi beban buat orang lain. Mengutip laman The American Progress, berikut manfaat cuti untuk pekerja, keluarga, dan timnya di kantor.

    1. Beristirahat
      Bekerja tentu menguras tenaga dan pikiran. Fisik dan mental, serta perlu waktu untuk mengembalikannya ke titik normal. Dengan cuti, pekerja dapat beristirahat, fokus dengan diri sendiri hingga mencapai pemulihan yang paripurna.

      Misalkan pekerja tersebut memiliki tekanan yang cukup tinggi selama mengerjakan tugas, maka dia dapat terlepas sejenak dari stres. Melakukan kegiatan yang disukai dan tertunda karena kesibukan. Berolahraga dan menebus utang tidur.

    2. Bersama dengan keluarga
      Suami, istri, atau anak, tentu senang jika lebih sering bersama. Bermain, berbincang santai, menonton film bareng, dan aktivitas lain yang bisa dilakukan sekeluarga selama cuti. Kebersamaan ini membuat penyaluran kasih sayang antara pasangan serta orang tua ke anak dan sebaliknya bisa maksima.

    3. Lebih peduli keluarga
      Dengan cuti, maka pekerja dapat memusatkan perhatikan kepada anggota keluarga yang membutuhkan kehadirannya. Misalkan orang tua sedang sakit, maka dia bisa mendampingi dan mengurusnya selama cuti.

    4. Hemat
      Cuti akan membuat pekerja lebih hemat. Jika setiap hari dia harus mengeluarkan uang untuk ongkos transportasi, makan siang, dan jajan, maka selama cuti cukup mengeluarkan uang untuk makan. Tak perlu keluar rumah dan nikmati waktu istirahat. Tentu beda lagi ceritanya jika pekerja itu berlibur selama cuti.

      Ada pula karyawan yang memanfaatkan waktu cuti untuk melakukan kegiatan untuk menambah pendapatan. Dengan mengambil cuti, maka dia bisa memiliki waktu luang untuk fokus menggarap pekerjaan sampingan tadi.

    5. Baik untuk tim kerja
      Dalam sebuah tim, jika ada seseorang yang cuti maka tugasnya akan dilimpahkan kepada anggota tim yang lain. Nanti akan ketahuan bagaimana respons setiap anggota tim dalam menyikapi pekerjaan tambahan tadi, bagaimana tim ini bertahan, solid, dan saling membantu. Pasti ada satu dua orang yang kemudian muncul ke permukaan menjadi 'penolong'.

      Dan saat pekerja yang cuti itu kembali, dia akan membawa suasana baru dengan kesegaran dan keceriaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bersiap di Kala Bencana Melanda, Siapkan Tas Siaga

    Untuk memaksimalkan mitigasi bencana, setiap keluarga diharuskan memiliki tas siaga. Apa itu tas siaga? Berikut cara menyiapkannya.