Jangan Remehkan Gigi Berlubang, Bisa Pintu Masuk Menyerang Jantung

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter membersihkan karang gigi seorang pasien di mobil klinik gigi di Parkir Timur Senayan, Jakarta, 13 Juni 2015. Mobil klinik gigi tersebut untuk membantu rumah sakit atau fakultas kedoteran gigi yang akan menggelar bakti sosial. Tempo/Aditia Noviansyah

    Dokter membersihkan karang gigi seorang pasien di mobil klinik gigi di Parkir Timur Senayan, Jakarta, 13 Juni 2015. Mobil klinik gigi tersebut untuk membantu rumah sakit atau fakultas kedoteran gigi yang akan menggelar bakti sosial. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gigi berlubang karena bakteri berkembang di tempat gigi mengalami kerusakan. Bakteri ini mengikis bagian luar (email) hingga dalam gigi (dentin). Itu disebabkan adanya plak yang berasal dari sisa-sisa makanan yang mengandung gula atau banyaknya memakan makanan manis seperti roti, sereal, minuman ringan, dan permen.

    Faktor lainnya bisa terjadi karena makanan asam dan juga mulut yang kering, sehingga bakteri alami dalam mulut menjadi bakteri yang mampu merusak ketahanan gigi.

    Gigi berlubang merupakan gangguan yang sering terjadi. Di Indonesia sendiri, sebanyak 57,6 persen masyarakat mengalami masalah gigi dan mulut, termasuk gigi berlubang, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018.

    Sakit gigi bisa saja menjadi fatal jika tidak di periksakan kedokter, seperti memicu timbulnya sakit pada saraf dan jantung.

    Hal ini, bisa disebabkan karena gigi yang berlobang sangat dalam sampai rongga lapisan gigi terdalam yang isinya saraf dan dan pembuluh darah, maka bakteri bisa saja menjalar keseluruh organ lain seperti jantung. Papar dokter Andy pada acara Dentist Talk Cobra Dental tahun lalu.

    Baca: 3 Sebab Gigi Berlubang, Perlu Cabut Gigi?

    Dampak lainnya saraf juga bisa menyebabkan sakit kepala kemungkinan yang di sebabkan oleh adanya abses atau infeksi pada gigi. Hal ini karena lubang gigi yang terlalu dalam, sehingga mengakibatkan peradangan hebat pada gigi atau jaringan gigi.

    Jaringan tersebut yang meliputi saraf-saraf, dilansir dari Healtline sejumlah penelitian juga menunjukkan hubungan antara penyakit gigi dan jantung.

    American Dental Association dan American Heart Association telah mengakui hubungan antara penyakit gusi dan penyakit jantung, hal ini disebabkan sakit gigi meningkatkan penyakit jantung karena peradangan pada gusi dan bakteri.

    Pada beberapa kasus, sakit gigi bisa menjalar menjadi sakit kepala, hal ini juga disebabkan ada hubungannya dengan saraf. Oleh karena itu, betapa penting menjaga kesehatan gigi dan mulut untuk mencegah sakit karena gigi berlubang tadi.

    ASMA AMIRAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.