Keterampilan yang Dibutuhkan untuk Punya Penghasilan Besar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita karir. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita karir. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Terkadang untuk mendapatkan gaji yang lebih besar, hal pertama yang dipikirkan adalah mempelajari kemampuan-kemampuan baru, mengikuti berbagai kursus online atau sertifikasi. Namun, ada beberapa keterampilan yang bisa dipelajari sendiri dan diyakini dapat meningkatkan kualitas.

    Untuk mendapatkan penghasilan tinggi dibutuhkan memang beberapa keterampilan. Berikut hal-hal yang bisa diterapkan agar semakin bisa diapresiasi dan mendapatkan pandangan yang lebih baik, dilansir dari theladder.

    Jadi pemimpin
    Orang yang mampu memanajemen orang lain maka cenderung lebih banyak menghasilkan banyak uang. Dalam hal ini, Anda akan mempelajari keterampilan kepemimpinan, yakni mengemudikan arah di dalam tim dan siapa saja yang layak menjalankan tugas tersebut. Di sisi lain, dengan adanya kemajuan otomatisasi teknologi memang akan mengubah cara kita dalam melakukan sesuatu. Tapi, seorang pemimpin cenderung lebih manusiawi dan ramah dengan kebutuhan sesama manusia. Hal tersebut seperti memahami nuansa kerja di dalam tim, kepribadian, dan resolusi konflik.

    Jadi komunikator yang lebih baik Komunikasi sendiri adalah keterampilan yang sangat diperlukan oleh perusahaan. Komunikasi adalah salah satu kemampuan dari keterampilan lunak yang menurut pengusaha cukup penting untuk memajukan karir. Carl Zangerl, direktur Fakultas Komunikasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia, Sekolah Tinggi Studi Profesional Northeastern, mengatakan selama berada di perusahaan, ia memperhatikan orang yang mengambil posisi kepemimpinan, dan bahkan di bidang fungsional yang paling teknis adalah komunikator yang cenderung paling efektif.

    Manfaatkan sisi kreatif
    Mungkin pekerjaan tidak menuntut sebuah kemampuan kreativitas. Namun, lebih baik untuk mengubah pandangan kreativitas menjadi inovasi atau kecerdasan. Kreativitas yang dimaksud juga bukanlah sebuah seni dalam menghadapi suatu masalah. Sebagai salah satu contoh, Anda adalah orang yang bekerja di bidang keamanan data dan menemukan permasalahan. Anda dapat memanfaatkan kemampuan kreativitas untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang baru.

    Menangani kompleksitas dan ambiguitas
    Menurut laporan dari McKinsey, perusahaan cenderung mencari orang yang sukses dan produktif dalam bertransisi ke lingkungan kerja yang baru. Oleh karena itu, jika Anda salah satu orang yang berkembang pesat, terutama di masa pandemi, akan lebih baik jika Anda menambah keterampilan lain. Hal-hal yang dapat dilakukan adalah menavigasi melalui perubahan teknologi, berkolaborasi dengan tim walaupun memiliki tantangan dalam jarak, terutama selama bekerja di rumah, dan tetap optimis untuk keadaan ataupun kondisi di masa depan.

    Belajar membuat kode atau menganalisis data
    Jika memiliki kemampuan dalam kode ataupun menganalisis data secara terperinci, maka Anda memiliki kemampuan yang dicari oleh perusahaan dan digaji dengan tinggi. Hal ini seperti menganalisa data dalam pelanggan mereka, tren mengenai industri, dan lain-lain. Masih banyak orang yang belum bisa memanfaatkan data ini dengan lebih baik.

    Melatih kemampuan memecahkan masalah
    Semua permasalahan, baik data atau permasalahan apapun, maka tidak ada gunanya jika tidak tahu bagaimana dalam menyikapi atau menyimpulkan keadaan tersebut. Orang yang memiliki gaji tinggi adalah yang memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah. Para pemecah masalah biasanya memanfaatkan kreativitas, mental, dan akurasi. Dengan menjaga penalaran, ataupun analisa mereka, maka Anda juga akan lebih baik dalam memutuskan sebuah keputusan dengan waktu yang lebih singkat dan lebih efektif.

    Baca: 9 Macam Kecerdasan yang Perlu Anda Tahu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.