Kebiasaan Buruk Kunyah Es Batu, Begini Cara Menghentikannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi makan es batu. Dentalplans.com

    Ilustrasi makan es batu. Dentalplans.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengunyah es batu dianggap dapat membantu menghilangkan stres atau membantu relaksasi. Dalam beberapa kasus, orang mungkin mengunyah es batu untuk memuaskan rasa lapar karena dapat meniru sensasi makan tanpa menelan kalori.

    Sebagian lain mengunyah es batu mungkin hanya menjadi kebiasaan buruk. Apapun penyebabnya, Matthew Cooke, profesor jurusan gigi anak dan anestesiolog di Universitas Pittsburgh mengatakan kebiasaan ini layak dihentikan.

    “Mengunyah es berdampak buruk bagi kesehatan mulut dan jika kurang beruntung, pada akhirnya Anda mungkin harus pergi ke dokter gigi atau ortodontis dengan biaya yang mahal,” kata Cooke.

    Mengunyah es dapat menyebabkan retakan pada email, yang dapat menyebabkan peningkatan kepekaan terhadap makanan dan minuman panas dan dingin.

    “Jika sudah memiliki tambalan atau veneer, atau jika memakai kawat gigi, menggunakan retainer atau memiliki ekspander, mengunyah es batu membuat Anda sangat rentan terhadap kerusakan gigi,” ungkapnya.

    Apabila ingin menghentikan kebiasaan tersebut, melansir Science Alert, Cooke membagikan cara untuk menghentikannya.

    Melelehkan es di mulut
    Alih-alih mengunyah es batu, Cooke mengimbau menahannya di mulut dan membiarkannya meleleh. Sensasi sejuk dan kesegaran yang memuaskan akan bertahan lebih lama dan itu tidak akan merusak gigi atau gusi.

    Berhenti makan es
    Anda juga dapat melupakan es sama sekali. Jika tidak ada di gelas, tidak ada godaan. “Selain mencegah kerusakan pada gigi, Anda juga dapat menghindari bakteri yang dapat berlama-lama di pembuat es,” katanya.

    Pertimbangkan alternatif yang lebih lembut
    Mengganti es batu dengan jenis yang lebih lembut, seperti es serut, dapat membantu. Namun, cobalah untuk membatasi atau menghindari rasa es yang lembut karena mengandung banyak gula, yang tentu saja tidak baik untuk gigi.

    Makan yang lebih sehat
    Cooke menyebut makan wortel mentah, irisan apel, atau buah dan sayuran segar lain bisa membantu. “Makanan tersebut dapat memuaskan keinginan untuk mengunyah, sekaligus merangsang aliran air liur yang melindungi mulut,” jelasnya. Makanan berserat juga dapat membantu menjaga gigi tetap bersih.

    Baca juga: Stop Kebiasaan Buruk Ini Ketika Usia Sudah Lewat 50 Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.