Perhatikan Etika Berikut kala Berwisata ke Tempat Baru

Reporter

Ilustrasi turis atau wisatawan di bandara. (Pexel)

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika berwisata ke tempat yang baru memahami kebiasaan sekitar merupakan hal yang perlu dilakukan. Setiap daerah tentu memiliki kebiasaan atau kode etik yang berbeda dari tempat asal kita.

Platform perjalanan online Pegipegi memberikan tujuh etika yang perlu dipahami ketika berkunjung ke tempat baru.

Anda adalah tamu
Saat wisata ke tempat baru, sadari kita adalah tamu dan tidak tinggal di tempat ini. Sebagai tamu tentu perlu menghormati tuan rumah. Ketika sedang berjalan-jalan, hormati segala sesuatu yang ada di daerah tersebut dan bersikap sopan kepada warga setempat.

Patuhi aturan setempat
Jika mendapati daerah tersebut memiliki aturan soal apa yang boleh dan tidak boleh, sebaiknya patuhi aturan tersebut. Pahamilah setiap daerah memiliki adat istiadat yang mungkin berbeda dari tempat kita berasal. Misalnya, ketika berada di Bali, ada aturan tidak boleh menginjak sesajen. Patuhi aturan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada tradisi setempat.

Pakaian yang sesuai
Setiap negara bisa saja memiliki aturan berpakaian tertentu, misalnya dilarang menggunakan sandal jepit atau piyama di tempat umum. Seberapa pun berbeda dengan kebiasaan di tempat tinggal, patuhi aturan berpakaian tersebut sebagai tanda menghormati budaya setempat. Selain itu, acara jalan-jalan juga aman karena tidak melanggar aturan.

Perhatikan cara berbicara
Daerah atau negara tertentu mungkin memiliki sejarah atau konflik politik yang rumit. Jangan mengesampingkan kenyataan penduduk setempat mungkin sensitif terhadap topik pembicaraan tertentu.

Bijak saat berfoto
Liburan tentu tidak lengkap tanpa berfoto. Aktivitas ini wajib ke mana pun kita bepergian. Tempat wisata tertentu, misalnya museum, mungkin menetapkan aturan soal berfoto, bahkan ada yang melarang. Jika bertemu penduduk setempat dan ingin berswafoto atau memotret mereka, tanya terlebih dulu apakah mau difoto. Beri tahu juga jika ingin mengunggah foto itu ke media sosial. Hal ini terkesan sepele namun sebenarnya bentuk menghargai privasi orang lain.

Menjaga lingkungan
Hal yang penting dilakukan saat berjalan-jalan adalah menjaga kebersihan lingkungan setempat. Sebagai wisatawan, Anda memiliki tanggung jawab untuk merawat tempat yang dikunjungi. Jika kebersihannya terjaga, Anda juga membantu tempat itu bisa terus dikunjungi.

Bijak menawar barang
Kegiatan tawar-menawar lumrah terjadi, misalnya saat membeli oleh-oleh. Jika tawar-menawar dilakukan dengan tidak hormat atau sopan, penjual bisa saja merasa malu. Jika berbelanja di toko tradisional dan harganya masih wajar, sebaiknya tidak perlu menawar. Di beberapa tempat, penghasilan warga bergantung pada sektor pariwisata.

Baca juga: Aktivitas Antibosan buat Anak saat Liburan






Wisata Kuliner di Ang Mo Kio Singapura, Sistemnya Self Service

2 jam lalu

Wisata Kuliner di Ang Mo Kio Singapura, Sistemnya Self Service

Ang Mo Kio ini terletak di bagian utara tengah Singapura. Lokasinya sangat mudah dijangkau dengan MRT.


Saat Unta di Qatar Harus Bekerja Keras Layani Wisatawan Piala Dunia 2022

4 jam lalu

Saat Unta di Qatar Harus Bekerja Keras Layani Wisatawan Piala Dunia 2022

Qatar diperkirakan kedatangan satu juta wisatawan selama penyelenggaraan Piala Dunia 2022.


Yogyakarta Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Dua Agenda Utama Ini Disiapkan

8 jam lalu

Yogyakarta Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Dua Agenda Utama Ini Disiapkan

Kelancaran penyelenggaraan G20 di Indonesia lalu menjadi salah satu panduan untuk turut mensukseskan gelaran Asean Tourism Forum di Yogyakarta.


Pesona Keindahan Lembah Tepus di Bogor, Air Terjun Bertingkat dan Biru Jernih

10 jam lalu

Pesona Keindahan Lembah Tepus di Bogor, Air Terjun Bertingkat dan Biru Jernih

Daya tarik utama dari Lembah Tepus adalah air terjun bertingkatnya yang mempunyai air biru jernih.


Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

1 hari lalu

Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

Sebelum ada pencabutan Pergub Nomor 85 Tahun 2022 mengenai pengelolaan Taman Nasional Komodo, Pemprov NTT sempat mendapat surat dari Menteri KLHK.


Bali Jadi Destinasi Wisata Health Tourism, Sandiaga Rangkul Mayo Clinic dan John Hopkins University

1 hari lalu

Bali Jadi Destinasi Wisata Health Tourism, Sandiaga Rangkul Mayo Clinic dan John Hopkins University

Wisata kesehatan atau wellness tourism memiliki potensi besar dalam pariwisata di Tanah Air, terutama di Bali.


Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

1 hari lalu

Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

Kawasan Kota Lama Semarang yang masuk ke dalam jajaran World Heritage City UNESCO itu memiliki banyak atraksi unik, terutama sejarahnya.


Gempa Cianjur, Kemenparekraf Catat Kerusakan di 92 Tempat dan Desa Wisata

1 hari lalu

Gempa Cianjur, Kemenparekraf Catat Kerusakan di 92 Tempat dan Desa Wisata

Gempa Cianjur yang terjadi pada Senin, 21 November lalu telah menyebabkan setidaknya 320 korban jiwa, 700 orang luka-luka dan 73 ribu pengungsi.


Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

3 hari lalu

Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

Pada 11 Oktober, Jepang mencabut sejumlah aturan pembatasan perjalanan paling ketat di dunia dan memyambut kembali kedatangan turis.


Kala Alam dan Sejarah Menyatu di Indahnya Laut Pulau Dodola Morotai

4 hari lalu

Kala Alam dan Sejarah Menyatu di Indahnya Laut Pulau Dodola Morotai

Pulau Dodola itu merupakan destinasi ikonik di Pulau Morotai.