Penyebab Seseorang Tangan Kidal, Benarkah Cuma karena Genetik?

Sejumlah anak-anak memindahkan bola dengan tangan kirinya saat peringatan Hari Kidal Internasional di provinsi Hefei, Anhui. chinadaily.com.cn

TEMPO.CO, Jakarta - Pernah tidak Anda menemukan seseorang yang menggunakan tangan kiri atau kidal dalam segala aktivitasnya? Mungkin hal ini berlawanan dengan mayoritas masyarakat yang dominan memakai tangan kanan.

Seseorang yang gunakan tangan kidal tidak luput dari sifat preferensi tangan yang mereka pakai. Sesuai dengan mengutip medlineplus.gov, preferensi tangan sendiri merupakan kecerendungan untuk menggunakan salah satu tangan untuk lebih terampil karena adanya kenyamanan. Begitu pula untuk seseorang yang bertangan kidal lebih memilih tangan kirinya untuk dipakai.

Berdasarkan jurnal berjudul Psychological Aspects of Left-handedness: Concepts, Causes, and Peculiatities, percaya bahwa seorang kidal memerlukan pendampingan khusus karena cenderung mengalami gangguan membaca atau pengembangan persepsi visual dan motorik ketika awal tahap pelatihan.

Namun perlu dicatat bahwa tangan kidal bukanlah termasuk dalam cacat tubuh, tetapi sering bertindak sebagai salah satu alasan untuk munculnya kesulitan. Menurut momtastic.com, gejala anak bertangan kidal biasanya terlihat ketika umur 2-3 tahun.

Penyebab Seseorang Tangan Kidal

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah mengapa seseorang dapat menjadi bertangan kidal. Apakah betul ada unsur genetik sebagai penyebabnya?

Masih dalam jurnal yang sama, alasan yang paling kuat adalah kerena gen dari sifat orang tua. Jika kedua orang tua tidak kidal, maka peluang untuk memiliki anak kidal hanya sebesar dua persen.

Namun jika salah satu orang tua kidal, maka berpotensi keturanan kidal sekitar 17 persen. Terakhir jika keduanya kida maka akan terlahir anak kidal sekitar 46 persen.

Berdasarkan jurnal berjudul The inheritance of left-handedness, seseorang yang bertangan kidal lebih besar terjadi karena unsur genetik daripada lingkungan. Selain itu, orang bertangan kidal menyumbang delapan persen dari populasi yang ada di bumi.

Salah satu model genetik yang berhasil menjelaskan keluarga dan data kembar adalah model McManus dan Annett. Model ini berbagi fitur dengan menggabungkan komponen acak yang mencerminkan fenomena biologis 'asimetri berfluktuasi'.

Pada Model McManus, berhasil ditemukan bahwa seorang ibu yang kidal memiliki banyak peluang berketurunan kidal daripada ayahnya yang kidal. Selain itu, model ini pun berubungan dengan preferensi tangan dan fungsi otak manusia.

Melansir medlineplus.gov, semakin bervariasi genetik akan mempengaruhi preferensi tangan. Pada awalnya satu gen cukup mampu mengendalikan salah satu tangan seperti layaknya seorang kidal. Namun, penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa banyak gen, mungkin hingga 40 gen akan bersama-samma  berkontribusi membangun sifat kidal.

FATHUR RACHMAN 

Baca: Ini Sains di Balik Tangan Kidal

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Penyebab Munculnya Uban di Usia Muda: Genetik, Merokok, Kurang Gizi...

17 jam lalu

Penyebab Munculnya Uban di Usia Muda: Genetik, Merokok, Kurang Gizi...

Pada umumnya, uban pada anak muda sering dikatkan dengan kondisi stres. Padahal, munculnya uban bukan hanya karena kondisi stres, tetapi ada hal-hal lain.


Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

1 hari lalu

Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

Jokowi sebut soal rambut putih karena memikirkan rakyat, padahal uban dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena stres.


Mengenal Saraf Kranial: Apa Saja Fungsinya?

5 hari lalu

Mengenal Saraf Kranial: Apa Saja Fungsinya?

Terdapat 12 pasang saraf kranial di kepala kita.


Waspadai Gejala Epilepsi, Jangan Dibiarkan

6 hari lalu

Waspadai Gejala Epilepsi, Jangan Dibiarkan

Epilepsi adalah penyakit otak kronis tidak menular yang bisa menyerang segala usia. Kenali gejalanya sejak dini.


Penyakit Genetik Juga Mempengaruhi Kesehatan Mental Turun Menurun, Apa Saja?

26 hari lalu

Penyakit Genetik Juga Mempengaruhi Kesehatan Mental Turun Menurun, Apa Saja?

Penyakit genetik tak hanya berdampak kesehatan fisik, tapi juga bisa mempengaruhi kesehatan mental secara turun temurun. Apa saja gangguan mental itu?


Kenali 10 Penyebab Stroke, Anda Punya Gejalanya?

30 hari lalu

Kenali 10 Penyebab Stroke, Anda Punya Gejalanya?

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Apa penyebabnya?


Keturunan, Faktor Pemicu Risiko Stroke di Usia Muda

32 hari lalu

Keturunan, Faktor Pemicu Risiko Stroke di Usia Muda

Dokter menyebut perlunya perhatian pada kesehatan sejak muda sangat penting untuk mencegah faktor risiko keturunan stroke.


Sering Alami Serangan Panik? Pahami Penyebab dan Gejalanya

38 hari lalu

Sering Alami Serangan Panik? Pahami Penyebab dan Gejalanya

Orang dengan serangan panik bisa memiliki perasaan cemas, stres, dan panik setiap saat tanpa alasan yang jelas. Anda pernah alami?


5 Cara Menaikkan Tinggi Badan

42 hari lalu

5 Cara Menaikkan Tinggi Badan

Meskipun sekitar 80 persen genetik mempengaruhi tinggi badan, namun ada langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meninggikan badan.


Ketahui Penyakit Genetik, Pentingnya Tahu Riwayat Kesehatan Keluarga

43 hari lalu

Ketahui Penyakit Genetik, Pentingnya Tahu Riwayat Kesehatan Keluarga

Setengah dari gen anak berasal dari orang tua biologis. Kadang adanya mutasi gen mengindikasi kemungkinan risiko memiliki penyakit genetik. Apa saja?