Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rayakan Hari Cokelat Sedunia, Tak Cuma Warna Ini Perbedaan Cokelat, Cokelat Hitam dan Cokelat Putih

image-gnews
Ilustrasi cokelat hitam. Foto: Pixabay.com/Jackmac34
Ilustrasi cokelat hitam. Foto: Pixabay.com/Jackmac34
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Setiap 7 Juli, penggemar cokelat di seluruh dunia merayakan Hari Cokelat Sedunia. Hari Cokelat Sedunia memberikan kesempatan bagi orang-orang dari segala usia dan latar belakang untuk bersatu dalam kecintaan mereka terhadap cokelat.

Jenis cokelat di dunia sangat banyak namun pada umumnya ada 3 jenis cokelat yaitu cokelat, cokelat hitam, dan cokelat putih. Berikut beberapa perbedaan dari ketiga jenis cokelat tersebut.

Cokelat

Dikutip dari Medical News Today, cokelat biasnya dikaitkan dengan hal buruk karena kandungan lemak dan gulanya yang tinggi. Konsumsinya dikaitkan dengan jerawat, obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, dan diabetes.

Namun, menurut sebuah tinjauan kesehatan yang diterbitkan di Netherlands Journal of Medicine, tidak semuanya memberikan efek buruk. Para peneliti menemukan bahwa kakao, bahan utama dalam cokelat, mengandung senyawa fenolik yang aktif secara biologis.

Potensi antioksidan dalam cokelat dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Semakin tinggi kandungan kakao, seperti pada cokelat hitam, semakin banyak manfaatnya. Mengonsumsi cokelat dapat memberikan manfaat seperti menurunkan kadar kolesterol, mencegah penurunan kognitif, dan mengurangi risiko masalah kardiovaskular.

Cokelat hitam

Jika membeli cokelat hitam berkualitas dengan kandungan kakao yang tinggi, maka cokelat ini cukup bergizi. Cokelat hitam mengandung cukup banyak serat larut dan sarat dengan mineral, mengutip Healthline. Sebatang cokelat hitam seberat 100 gram dengan 70-85 persen kakao mengandung

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

- 11 gram serat
- 66 persen untuk zat besi
- 57 persen untuk magnesium
- 196 persen untuk tembaga
- 85 persen untuk mangan

Cokelat hitam biasanya mengandung gula, tetapi jumlahnya biasanya sedikit dan semakin gelap cokelatnya, semakin sedikit pula kandungan gulanya. Perlu diketahui juga bahwa banyak cokelat yang beredar di pasaran tidak bernutrisi. Pilihlah yang berkualitas misalnya cokelat hitam dengan kandungan kakao 70 persen atau lebih tinggi.

Cokelat putih

Tidak seperti cokelat hitam atau cokelat susu, cokelat putih tidak mengandung bubuk kakao, melansir Times Foodie. Cokelat putih terbuat dari mentega kakao yang dicampur dengan susu bubuk, gula, dan lesitin. Cokelat ini menawarkan rasa yang lebih lembut dan creamy dibandingkan dengan cokelat yang lebih gelap dan juga cukup serbaguna.

Cokelat ini cocok dipadukan dengan banyak rasa yang dianggap terlalu lembut untuk cokelat hitam seperti jeruk nipis, lemon, blueberry, blackberry, matcha, kunyit, jambu mete, dan macademia.

Pilihan Editor: Cerita Tanggal 7 Juli Menjadi Hari Cokelat Sedunia

Iklan

Berita Selanjutnya




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Apa Saja yang Dapat Meningkatkan Risiko Serangan Jantung?

1 hari lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Apa Saja yang Dapat Meningkatkan Risiko Serangan Jantung?

Serangan jantung dapat berakibat fatal jika tidak segera diatasi.


Vidi Aldiano Sejak 2019 Berjuang Lawan Kanker Ginjal, Ini Gejala dan Penyebabnya

5 hari lalu

Vidi Aldiano mengunggah foto dipeluk ibunya saat menjalani pengobatan kanker, Senin, 18 September 2023. (Instagram/@vidialdiano)
Vidi Aldiano Sejak 2019 Berjuang Lawan Kanker Ginjal, Ini Gejala dan Penyebabnya

Vidi Aldiano sudah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019. Apa gejala dan penyebab kanker ginjal?


Buat Sendiri Minuman Bahan Dasar Kopi, Cappuccino sampai Mocca Latte

8 hari lalu

Kreasi Latte Art berbentuk biji kopi menghiasi segelas Kopi Cappuccino di kedai kopi Costa Coffee, di Manchester, Inggris, 18 Maret 2016. REUTERS
Buat Sendiri Minuman Bahan Dasar Kopi, Cappuccino sampai Mocca Latte

Ingin buat minuman sendiri dengan bahan dasar kopi, seperti yang ada di menu-menu kafe? Begini cara buat cappuccino sampai mocca latte.


Peneliti Sebut Manfaat 45 Menit Meditasi untuk Turunkan Tekanan Darah

9 hari lalu

Ilustrasi meditasi. puer-chay.ru
Peneliti Sebut Manfaat 45 Menit Meditasi untuk Turunkan Tekanan Darah

Meditasi hanya selama 45 menit diklaim bisa menurunkan tekanan darah, terutama hipertensi karena stres.


Ketahui Efek Samping Beras Basmati dan Cara Memasak yang Sehat

9 hari lalu

Ilustrasi nasi beras basmati. Shutterstock
Ketahui Efek Samping Beras Basmati dan Cara Memasak yang Sehat

Dalam sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi gandum olahan, termasuk beras basmati putih, dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2.


Jarang Diketahui, Ini Dia 5 Manfaat Daun Manggis Untuk kesehatan

10 hari lalu

Ilustrasi buah manggis (Pixabay.com)
Jarang Diketahui, Ini Dia 5 Manfaat Daun Manggis Untuk kesehatan

Manggis kaya akan manfaat, mulai dari buah, kulit, hingga daunnya yang baik untuk kesehatan tubuh. Lalu, apa saja manfaat daun manggis bagi kesehatan?


Risiko Usia Ibu Hamil, Begini Cara Pencegahan Komplikasi Saat Kehamilan

10 hari lalu

Ilustrasi kehamilan/ibu hamil. Shutterstock
Risiko Usia Ibu Hamil, Begini Cara Pencegahan Komplikasi Saat Kehamilan

Kehamilan bisa berisiko tinggi bagi ibu, janin, atau keduanya dalam kondisi tertentu. Pada usia berapakah risiko usia bagi ibu hamil?


Di Usia Berapa Komplikasi Penyakit Degeneratif Muncul?

12 hari lalu

Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Di Usia Berapa Komplikasi Penyakit Degeneratif Muncul?

Dokter mengingatkan orang berusia 20 tahunan yang dengan penyakit degeneratif biasanya mengalami komplikasi di usia 40 tahun apabila tak ditangani.


Benarkah RA Kartini Meninggal Karena Pre-eklampsia? Berikut Berbagai Versi Kematiannya

12 hari lalu

Potret Raden Ajeng Kartini. wikipedia.org
Benarkah RA Kartini Meninggal Karena Pre-eklampsia? Berikut Berbagai Versi Kematiannya

RA Kartini meninggal 4 hari usai melahirkan putranya. Diduga alami pre-eklampsia Tapi ada versi lain, Kartini dibunuh.


5 Langkah Menangkal Obesitas Pemicu Penyakit Jantung

14 hari lalu

Ilustrasi wanita paruh baya olahraga. Freepik.com/Stockking
5 Langkah Menangkal Obesitas Pemicu Penyakit Jantung

Selama lebih dari 20 tahun kematian akibat penyakit jantung terkait obesitas naik tiga kali lipat. Pakar membagi lima langkah mencegahnya.