TEMPO.CO, Jakarta - Tren skin care terus mengalami kemajuan seiring perkembangan zaman sebab semua orang ingin mendapatkan kulit sehat. Jika sebelumnya dunia maya sempat ramai membicarakan soal tren 10 langkah perawatan kecantikan ala Korea, saat ini tampaknya tren beralih dengan cara-cara yang lebih minimalis.
Belakangan ini, langkah yang lebih minimalis jadi metode kecantikan kulit yang menjadi banyak perbincangan di media sosial. Namanya adalah metode skin cycling, cara sederhana yang dinilai mampu membuat kulit glowing layaknya kaca (glass skin).
Skin cycling dikembangkan oleh dermatolog asal New York, Amerika Serikat, Dr. Whitney Bowe. Prinsipnya sederhana, yakni mengaplikasikan skin care berdasarkan siklus empat malam yang hanya berfokus pada satu bahan utama untuk dipakai di setiap malam. Cara ini dinilai efektif daripada membebani kulit dengan memakai banyak lapisan produk yang cenderung mempunyai manfaat berbeda-beda tanpa efek nyata.
Video yang diunggah oleh Dr. Bowe viral dan telah ditonton lebih dari 34 juta tayangan di TikTok. Metode skin care inovatif ini tampaknya akan menjadi alternatif kecantikan baru yang dapat diaplikasikan.
Langkah Rutinitas Skin Cycling
1. Malam Pertama: Eksfoliasi Kimiawi
Sebelum memasuki langkah pertama, bersihkan kulit terlebih dulu dengan pembersih micellar, sabun, atau cleansing balm. Setelah itu oleskan produk eksfoliasi guna membersihkan kulit dari sel-sel kulit mati dan kotoran yang bisa memperbaiki tekstur serta tampilannya, bisa dengan produk yang memiliki kandungan asam salisilat, AHA, BHA, hingga PHA.
Langkah di malam pertama ini lebih dianjurkan untuk menggunakan eksfoliasi kimiawi yang berbahan asam dari buah, lembut untuk kulit, dan mampu menjaga lapisan hidrolipid atau lapisan yang berperan menjaga kelembapan kulit. Kemudian akhiri langkah pertama dengan mengaplikasikan krim pelembap yang kaya nutrisi untuk melembapkan kulit sepanjang malam.
2. Malam Kedua: Aplikasi Retinol
Pada malam kedua, setelah menghapus riasan dan kulit sudah kering saatnya menggunakan retinol atau alternatif lain seperti bakuchiol yang lebih lembut untuk kulit kering. Oleskan setetes serum retinol favorit ke wajah, dan satu tetes lagi untuk leher. Biarkan produk meresap dan jangan lupa memakai pelembap yang mampu menenangkan kulit. Penggunaan retinol yang merupakan turunan dari vitamin A ini akan membantu memperbarui sel-sel kulit mati sekaligus meningkatkan produksi kolagen dan asam hialuronat.
3. Malam Ketiga dan Keempat: Pemulihan Kulit
Setelah kulit mendapatkan perawatan intens di dua malam sebelumnya, ini saatnya bagi kulit untuk mendapatkan ketenangan di malam ketiga. Langkah ini akan memberikan waktu bagi kulit untuk memproses efek samping pengelupasan akibat penggunaan retinol serta untuk beregenerasi. Malam ketiga bersihkan kulit seperti biasa dan lihat hasilnya terlebih dulu. Skin cycling pada tahap ini bisa diulang selama dua sampai tiga minggu. Bila hasilnya cocok baru bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Terakhir, pada malam keempat disarankan untuk mengaplikasikan serum yang diikuti dengan pelembap untuk menjaga kesehatan kulit.
VOGUE
Pilihan Editor: Produk Perawatan Kulit yang Dianjurkan untuk Hadapi Polusi Udara