Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cuaca Panas dan Polusi, Coba Tangkal Dampaknya dengan Madu Hutan

Reporter

image-gnews
Ilustrasi madu. Holliejean.com
Ilustrasi madu. Holliejean.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Madu hutan bermanfaat untuk kesehatan, terutama saat cuaca panas penuh polusi seperti belakangan ini. Zat antioksidan di dalam madu hutan lebih banyak dibanding madu ternak sehingga bagus sebagai langkah pencegahan agar tidak terkena dampak buruk polusi atau cuaca panas

"Atau kalau sudah terkena dampaknya, madu hutan itu punya khasiat untuk meredakan batuk,” kata Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania.

Yang membedakan madu hutan dengan budidaya adalah lebah dan sumber nektarnya. Madu hutan dihasilkan oleh lebah berjenis apis dorsata yang memang tidak bisa diternak sementara sumber nektarnya adalah tanaman liar yang tumbuh di hutan. Menurut Inggrid, kualitas nektar tanaman liar lebih bagus daripada tanaman hasil budidaya karena di dalamnya terkandung banyak senyawa aktif dan enzim yang membuat tanaman mampu bertahan tanpa intervensi manusia.

“Prinsipnya, segala macam makhluk hidup atau tumbuhan liar biasanya lebih baik dibanding yang budidaya. Kemudian, karena makhluk hidup itu harus mampu bertahan melawan kerasnya lingkungan, dia punya metabolisme sekunder dan senyawa aktif yang lebih banyak. Secara umum, karena tumbuhan penghasil nektarnya semakin tangguh maka madu yang dihasilkan akan semakin bagus,” paparnya.

Selain itu, lebah hutan juga memperoleh nektar dari berbagai macam tanaman liar (multinektar), tidak seperti lebah budidaya yang umumnya mendapatkan nektar dari sumber dominan. Bahkan, lebah hutan diyakini mampu mencari sumber nektar sejauh belasan kilometer dari sarangnya.

“Kita tidak bisa bilang madu hutan lebih baik daripada madu budidaya. Tapi, kita bisa bilang madu hutan itu 100 persen alamiah atau organik tanpa ada campuran kimia sintetis karena jenis lebahnya juga beda, lebah hutan tidak bisa dibudidaya,” tambahnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Beda khasiat
Khasiat dua jenis madu itu sebenarnya tidak jauh berbeda. Madu hutan dan  budidaya baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh hingga mengobati gangguan kesehatan tertentu. Tetapi khusus untuk anak-anak, Inggrid menyoroti khasiat tersendiri madu hutan.

“Madu hutan bagus untuk anak karena punya kandungan enzim dan senyawa aktif yang melimpah. Dia bisa memberikan tambahan nutrisi, meningkatkan daya tahan tubuh, sampai mengobati batuk. Bahkan di Inggris, madu itu dianjurkan bagi anak-anak yang menderita batuk akibat COVID-19 dan kalau anak sehat, nafsu makannya semakin baik,” jelasnya.

Inggrid juga tidak mempermasalahkan produk olahan madu yang dicampur dengan herbal lain. Manfaat madu atau herbal tersebut tidak akan berkurang, bahkan bisa saling menguatkan asalkan diolah dengan baik dan benar. Di antara cara paling mudah untuk mengetahui suatu produk diolah dengan benar adalah produk tersebut sudah mengantongi izin Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM) dan label Standar Nasional Indonesia (SNI) di kemasan.

“Kalau sudah ada label-label itu artinya dia diproses sesuai standar mutu. Adanya label perizinan juga memastikan madu di dalamnya asli karena untuk memastikan madu asli atau palsu harus ada uji laboratorium dan itu tidak bisa dilakukan oleh semua orang,” papar Inggrid.

Pilihan Editor: Daftar Keadaan Lansia yang Menambah Kerentanan Terhadap Cuaca Panas

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Buah-buahan Paling Ampuh Mencegah Dehidrasi Akibat Panas Musim Kemarau

36 menit lalu

Ilustrasi melon. Wikimedia.org
5 Buah-buahan Paling Ampuh Mencegah Dehidrasi Akibat Panas Musim Kemarau

Mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan air menjadi solusi untuk mencegah dehidrasi. Berikut rekomendasi buah yang tepat untuk mencegah dehidrasi.


Inilah 7 Makanan yang Tidak Bisa Basi

1 hari lalu

Ilustrasi madu. Holliejean.com
Inilah 7 Makanan yang Tidak Bisa Basi

Dengan cara penyimpanan yang tepat dan kandungan bahannya, sejumlah makanan ini dapat bertahan selama bertahun-tahun.


Mengapa Madu Tidak Bisa Membusuk? Begini Penjelasannya

1 hari lalu

Ilustrasi madu. shutterstock.com
Mengapa Madu Tidak Bisa Membusuk? Begini Penjelasannya

Kandungan air yang rendah menyebabkan bakteri dehidrasi, sehingga madu tahan terhadap pembusukan.


4 Masalah Kaki yang Umum Terjadi saat Cuaca Panas

1 hari lalu

Ilustrasi Tumit Pecah-pecah. nashinogi.ru
4 Masalah Kaki yang Umum Terjadi saat Cuaca Panas

Pakar menyebutkan berbagai masalah kaki yang biasa muncul ketika cuaca panas. Berikut empat di antaranya.


PLN Haleyora Power Bantu Alat Pengolahan Madu untuk Petani Garut

2 hari lalu

Desa Eduwisata Perlebahan Gunung Guntur menjadi sarana edukasi tentang perlebahan yang menarik minat wisatawan. Dok. PLN
PLN Haleyora Power Bantu Alat Pengolahan Madu untuk Petani Garut

Alat packing dari Haleyora Power memudahkan proses pengemasan dan menjaga kualitas madu.


Ciri Khas Minuman Es Liang, Teh Herbal yang Menyegarkan di Panasnya Musim Kemarau

2 hari lalu

Ilustrasi Es Teh Manis. livestrong.com
Ciri Khas Minuman Es Liang, Teh Herbal yang Menyegarkan di Panasnya Musim Kemarau

Es Liang Teh adalah minuman tradisional dari teh herbal yang populer di Indonesia, terutama pada musim kemarau.


Ragam Hal yang Tak Dianjurkan Pakar saat Cuaca Panas Membara

2 hari lalu

Ilustrasi wanita di bawah paparan sinar matahari. Freepik.com
Ragam Hal yang Tak Dianjurkan Pakar saat Cuaca Panas Membara

Berikut hal-hal yang tak dianjurkan pakar kesehatan untuk dilakukan saat cuaca panas terik seperti yang sedang terjadi belakangan ini.


Mengenal Lip Balm dan Manfaatnya

9 hari lalu

Ilustrasi wanita memakai lip balm. Freepik.com
Mengenal Lip Balm dan Manfaatnya

Musim kemarau memanas, bibir lebih rentan terhadap kekeringan, pecah-pecah. Karena itu bibir harus dirawat, salah satuny lip balm atau balsem bibir.


Deretan 5 Tips Menanam Sayuran pada Musim Kemarau

9 hari lalu

Ilustrasi berkebun. Freepik.com/Senivpetro
Deretan 5 Tips Menanam Sayuran pada Musim Kemarau

Sayuran bisa tumbuh dengan baik pada musim kemarau, asalkan dirawat dengan baik menggunakan tips berikut ini.


Pria Diminta Tak Pakai Celana Ketat saat Cuaca Panas, Dokter Sebut Alasannya

9 hari lalu

Umat Muslim memegang payung berjalan di tengah cuaca yang sangat panas, selama ibadah haji tahunan, di Mina, Arab Saudi, 18 Juni 2024. REUTERS/Saleh Salem
Pria Diminta Tak Pakai Celana Ketat saat Cuaca Panas, Dokter Sebut Alasannya

Laki-laki dimbau tidak memakai celana ketat ketika cuaca panas sangat terik untuk menjaga kualitas sperma. Bagaimana dengan wanita?