Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Naik 18 Peringkat, Indonesia Semakin Populer Bagi Pekerja Global

image-gnews
Ilustrasi pekerja keras. Freepik/Arthurhidden
Ilustrasi pekerja keras. Freepik/Arthurhidden
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia telah menjadi negara tujuan kerja yang semakin menarik bagi pekerja global. Hal ini terlihat dari kenaikan peringkat Indonesia sebagai salah satu negara tujuan utama bagi karyawan yang ingin pindah kerja. 

Dalam survei "Decoding Global Talent 2024 Tren Mobilitas Kerja" yang dilakukan JobStreet bersama Boston Consulting Group, The Network, dan The Stepstone Group, tercatat bahwa Indonesia naik 18 peringkat dari posisi 51 di tahun 2020 menjadi peringkat ke-33 di tahun 2023.

Wisnu Dharmawan, Sales Director Indonesia, Jobstreet by SEEK menuturkan, Indonesia semakin menarik bagi pekerja global karena budaya yang ramah dan inklusif, kualitas hidup yang baik, serta peluang yang terus berkembang pesat.

“Kualitas hidup mungkin kalaupun misalnya pendapatannya tidak terlalu tinggi, tapi pengeluarannya kan juga tidak terlalu tinggi. Jadi artinya kan kualitas hidupnya juga baik, dan juga misalnya peluang kerja berkualitasnya pun tersedia,” ujar Wisnu, dalam Konferensi Pers di Gedung RDTX Place, Jakarta Selatan pada Selasa, 4 Juni 2024.

Menurut survei tersebut, mayoritas profesional yang tertarik untuk bekerja di Indonesia berasal dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik seperti Malaysia, Singapura, dan India. Terdapat sekitar 6 persen responden dari Malaysia, 3 persen dari Singapura, 1 persen dari India, dan kurang dari 1 persen dari Jerman, Denmark, dan Filipina.

Wisnu menjelaskan, kedekatan jarak dan kesamaan budaya antara Malaysia dan Indonesia menjadi salah satu faktor yang membuat pekerja Malaysia memilih Indonesia sebagai negara tujuan bekerja.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Jadi yang pertama itu Malaysia dan Singapura. Pekerja Malaysia menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan relokasi, yang kemungkinan besar dipengaruhi oleh kedekatan dan kesamaan budaya,” kata Wisnu.

Namun, dia juga tak memungkiri masih banyak pekerja dari negara-negara lain yang juga berminat ke Indonesia, walau persentasenya di bawah 1 persen. 

Adapun survei tren mobilitas kerja itu telah dilakukan secara global yang mencakup 188 negara, dengan mewawancarai lebih dari 150,000 responden, termasuk 19,154 tenaga kerja Indonesia yang telah memberikan wawasan lokal mengenai lanskap ketenagakerjaan yang terjadi saat ini. 

Pilihan Editor: Macet Jadi Salah Satu Penyebab Pekerja Ibu Kota Rentan Alami Stres

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Begini Cara Memeriksa Keaktifan BPJS Ketenagakerjaan

1 hari lalu

Begini Cara Memeriksa Keaktifan BPJS Ketenagakerjaan

Berikut cara memeriksa status BPJS Ketenagakerjaan secara online atau offline.


6 Fakta Perseteruan Serikat Karyawan dengan Manajemen Garuda Indonesia

2 hari lalu

Pekerja cargo menurunkan Envirotainer berisi vaksin COVID-19 Sinovac dari pesawat Garuda Indonesia setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa 2 Maret 2021. Sebanyak 10 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac dalam bentuk curah kembali tiba di Indonesia, yang selanjutnya akan dibawa ke Bio Farma untuk diproduksi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
6 Fakta Perseteruan Serikat Karyawan dengan Manajemen Garuda Indonesia

Manajemen Garuda Indonesia sedang berseteru dengan karyawannya. Disinyalir situasi kerja tidak harmonis.


Saran Pakar Saraf untuk Pekerja Penderita Migrain

3 hari lalu

Ilustrasi migrain. Shutterstock
Saran Pakar Saraf untuk Pekerja Penderita Migrain

Pakar mengatakan pekerja yang sering mengalami nyeri kepala jangan menganggap sepele karena migrain merupakan kelainan sistem saraf dan sistem otak.


Rapat dengan DPR, Sekarga Jabarkan Pelanggaran Garuda Indonesia terhadap Karyawan

3 hari lalu

Karyawan Garuda Indonesia yang tergabung dalam Sekarga, APG dan IKAGI saat memberikan keterangan Pers terkait pensiun dini, Jumat 28 Mei 2021. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO
Rapat dengan DPR, Sekarga Jabarkan Pelanggaran Garuda Indonesia terhadap Karyawan

Sekarga menyatakan PT Garuda Indonesia secara sepihak melakukan pemotongan penghasilan karyawan.


Fakta-Fakta Pos Indonesia Adopsi Teknologi dan Robotik, Picu PHK Massal?

5 hari lalu

Petugas Pos Indonesia menunjukkan lembaran materai Rp10.000 yang dijual di Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta, Senin, 1 Februari 2021. Kenaikan tarif materai ini dilakukan karena tarif materai tidak mengalami kenaikan selama 20 tahun. Meski naik, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan tarif bea meterai Indonesia dibandingkan negara lain  masih lebih rendah misalnya jika dibandingkan dengan Korea Selatan. TEMPO/Tony Hartawan
Fakta-Fakta Pos Indonesia Adopsi Teknologi dan Robotik, Picu PHK Massal?

PT Pos Indonesia akan memperluas penggunaan robot untuk sortir barang, dikhawatirkan sebabkan PHK Massal.


Ditolak Karyawan, Angkasa Pura Sebut Penggabungan Perusahaan Masuk dalam PSN

8 hari lalu

Ilustrasi - Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I. ANTARA/HO-Angkasa Pura I
Ditolak Karyawan, Angkasa Pura Sebut Penggabungan Perusahaan Masuk dalam PSN

Sekarpura II menolak rancangan penggabungan usaha antara PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia.


Serikat Karyawan Angkasa Pura II Minta Penggabungan Usaha Ditunda

8 hari lalu

Petugas memeriksa pesawat di Bandara Soekarno-Hatta jelang mudik lebaran, Tangerang, Banten, Jawa Barat, Kamis, 13 April 2023. PT Angkasa Pura II menyebut Bandara Soekarno-Hatta diproyeksikan melayani hingga 3,19 juta orang pemudik pada masa Angkutan Lebaran 2023 atau naik sekitar 19,47 persen dibandingkan 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Serikat Karyawan Angkasa Pura II Minta Penggabungan Usaha Ditunda

Serikat Karyawan PT Angkasa Pura II meminta penundaan rancangan penggabungan usaha PT Angkasa Pura II ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia.


Kelompok Pekerjaan Ini Paling Diminati Orang Indonesia yang Bekerja di Luar Negeri

10 hari lalu

Ilustrasi rapat di kantor. Foto: Freepik.com/pressfoto
Kelompok Pekerjaan Ini Paling Diminati Orang Indonesia yang Bekerja di Luar Negeri

Dalam survei JobStreet, ditemukan bahwa 81 persen Indonesia di bidang digital, data science, dan AI berminat bekerja di luar negeri.


Minat Pekerja Indonesia ke Luar Negeri Turun, 71 Persen Pekerja Pilih Remote Working

10 hari lalu

Ilustrasi bekerja dari rumah. (Shutterstock)
Minat Pekerja Indonesia ke Luar Negeri Turun, 71 Persen Pekerja Pilih Remote Working

Berdasarkan survei mobilitas kerja, tercatat bahwa 71 persen pekerja Indonesia memilih remote working dibanding bekerja di luar negeri.


Kebakaran Perumahan Pekerja Asing di Kuwait Tewaskan Sedikitnya 41 Orang

10 hari lalu

Seorang petugas polisi terlihat di depan gedung yang terbakar di Mangaf, Kuwait selatan. Reuters
Kebakaran Perumahan Pekerja Asing di Kuwait Tewaskan Sedikitnya 41 Orang

Setidaknya 41 orang tewas ketika kebakaran terjadi di sebuah gedung yang menampung para pekerja di Kuwait, menurut pihak berwenang.