Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tak Hanya Jambu Biji, Ini 5 Obat Alami untuk Tangani Demam Berdarah

image-gnews
Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Azis Syah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu, 11 Maret 2020. Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus DBD di Indonesia telah menelan 100 korban meninggal dari total 16.099 kasus dalam periode Januari sampai dengan awal Maret 2020. ANTARA/Syifa Yulinnas
Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Azis Syah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu, 11 Maret 2020. Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus DBD di Indonesia telah menelan 100 korban meninggal dari total 16.099 kasus dalam periode Januari sampai dengan awal Maret 2020. ANTARA/Syifa Yulinnas
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Demam Berdarah masih menjadi momok menakutkan bagi negara-negara di Asia Tenggara. Hal ini diperkuat dengan data yang dikeluarkan oleh WHO (World Health Organization) dikutip dari Dengue Bulletin yang menyatakan DBD menjadi penyakit endemik di Indonesia, Myanmar, dan Thailand dengan 160.000 kasus dan 4.000 kematian.

Di Indonesia kasus DBD sempat alami lonjakan pada paruh pertama awal tahun 2024 ini, bahkan sejumlah rumah sakit pun sempat kewalahan atasi pasien DBD. Bulan Maret 2024 kasus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti ini mengalami lonjakan sebanyak 53.131 kasus. Tentunya ini harus menjadi perhatian khusus agar senantiasa menjaga kesehatan, selain mengandalkan obat-obatan medis DBD juga dapat dicegah dengan pengobatan tradisional dari bahan alam. Berikut sejumlah obat alami yang cukup ampuh untuk sembuhkan pasien DBD. 

1. Daun Mimba

Dilansir dari PharmEasy, ekstrak daun mimba ternyata dapat menghentikan pertumbuhan virus demam berdarah. Hal ini lantaran pada ekstraknya terkandung zat Azadirachtin yang berperan sebagai penghambat hormon ecdyson yang digunakan serangga untuk bermetamorfosis. Caranya gunakan sejumlah daun mimba dan rebus hingga mendidih, lalu minum air tersebut secara rutin. Daun mimba juga dapat dijus dengan menambahkan madu di dalamnya untuk hasil yang lebih optimal.

2. Daun Pepaya

Selain sering dijadikan sayuran lalapan, daun pepaya juga bisa digunakan untuk menangkal DBD karena kemampuannya yang membantu meningkatkan trombosit darah. Dalam daunnya terkandung enzim papain, saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin yang berfungsi sebagai larvasida untuk membunuh larva nyamuk pembawa DBD. Sama sepert daun mimba, pemanfaatan daun pepaya untuk pengobatan dapat dijus langsung dan diminum dalam kondisi segar.

3. Daun Kemangi

Dikutip dari health-e, saat tubuh terkena DBD otomatis sistem kekebalan tubuh manusia menurun dan terjadi demam yang begitu tinggi. Daun kemangi memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri sekaligus yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh manusia dan menurunkan demam DBD. Cara pengobatannya daun kemangi ditumbuk lalu tuangkan dalam air panas dan seduh seperti minum teh herbal pada umumnya.

4. Minuman Herbal Jahe dan Madu

Kombinasi sempurna tanaman herbal jahe dan madu murni menciptakan minuman sehat yang memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba. Jahe mampu meredakan nyeri yang timbul pada sendi dan kepala penderita DBD. Sedangkan madu mampu menenangkan kondisi tubuh untuk lebih relaksasi. Cara membuatnya sederhana dengan memarut sebagian jahe lalu seduh dengan air hangat dan beri dengan madu murni. Aduk hingga tercampur sempurna, setelah cukup hangat minumkan kepada penderita DBD.

5. Jus Buah Delima

Sama seperti jambu biji, buah delima merupakan obat alami DBD dengan rasa paling segar, manis, dan asam. Dilansir dari Vinmec, buah delima kaya akan flavonoid polifenol dengan sifat antimikrobanya cocok untuk antisipasi penyakit DBD. Untuk membuatnya cukup sederhana menggunakan blender haluskan buah delima, tambahkan 2 sendok makan perasan lemon lalu aduk hingga tercampur sempurna. Delima secara alami akan meningkatkan trombosit pasien sehingga lebih cepat pulihnya.

Pilihan Editor: Demam Berdarah Dapat Menyebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


3 Fase DBD yang Perlu Dipahami untuk Selamatkan Nyawa

5 hari lalu

Ilustrasi demam berdarah dengue atau DBD. Pexels/Pavel Danilyuk
3 Fase DBD yang Perlu Dipahami untuk Selamatkan Nyawa

Memahami tiga fase klinis DBD penting agar orang tua tidak terlambat membawa anak ke rumah sakit dan menurunkan angka kematian.


Apakah Obat Herbal Lebih Aman Dibanding Obat Sintetis?

8 hari lalu

Ilustrasi obat herbal/alami, kayu manis, madu, cengkeh. REUTERS/Susan Lutz
Apakah Obat Herbal Lebih Aman Dibanding Obat Sintetis?

Obat herbal sering kali digunakan sebagai alternatif ketika orang takut mengonsumsi obat sintetis berlebihan. Namun benarkah yang alami lebih baik?


Jahe hingga Kayu Manis, Inilah 7 Obat Alami Penurun Gula Darah

8 hari lalu

Ilustrasi minuman jahe kayu manis. collection.yandex.ru
Jahe hingga Kayu Manis, Inilah 7 Obat Alami Penurun Gula Darah

Berikut adalah obat alami yang bisa dikonsumsi penderita diabetes untuk membantu menurunkan gula darah.


Inovasi dari Individu dan Komunitas Penting untuk Kurangi kasus Infeksi Demam Berdarah Dengue

9 hari lalu

Tim Dengue Slayers Challenge/PJI
Inovasi dari Individu dan Komunitas Penting untuk Kurangi kasus Infeksi Demam Berdarah Dengue

Pentingnya aksi dan inovasi masyarakat demi kurangi kasus demam berdarah dengue hingga mencapai target nol kematian akibat dengue di tahun 2030


Jambu Merah Ahlinya Menyembuhkan DBD, Fakta atau Mitos?

14 hari lalu

Ilustrasi jambu biji. Unsplash.com/Gregory Culmer
Jambu Merah Ahlinya Menyembuhkan DBD, Fakta atau Mitos?

Meskipun jambu biji mengandung vitamin C yang memperkuat daya tahan tubuh, hal ini tidak otomatis berkontribusi peningkatan trombosit pada pasien DBD.


Lebih Kaya Vitamin C Dibanding Jeruk, Berikut 6 Manfaat Jambu Merah Bagi Kesehatan

16 hari lalu

ACC olahan Jambu biji getas merah yang dikembangkan Mahasiswa UGM. Doc ugm.ac.id KOMUNIKA ONLINE
Lebih Kaya Vitamin C Dibanding Jeruk, Berikut 6 Manfaat Jambu Merah Bagi Kesehatan

Jambu merah tak hanya mengandung lebih banyak vitamin C dibandingkan jeruk, tetapi juga diperkaya dengan antioksidan lainnya.


6 Fakta yang Harus Diketahui Tentang DBD

16 hari lalu

Ilustrasi demam berdarah dengue atau DBD. Pexels/Pavel Danilyuk
6 Fakta yang Harus Diketahui Tentang DBD

Penderita DBD akan mengalami gejala nyeri hebat, terutama pada tulang dan persendian, yang terasa seolah-olah patah.


Kenali Pemicu Penyakit DBD dan Penularannya

18 hari lalu

Tak Mudah Taklukkan Aedes Aegypti
Kenali Pemicu Penyakit DBD dan Penularannya

Kemenkes mengatakan interval puncak peningkatan kasus DBD yang awalnya setiap 10 tahun sekali kian pendek menjadi 5 tahun, bahkan 3 tahun


Ketahui Cara Pertolongan Pertama Pada Penderita DBD

18 hari lalu

Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Azis Syah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu, 11 Maret 2020. Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus DBD di Indonesia telah menelan 100 korban meninggal dari total 16.099 kasus dalam periode Januari sampai dengan awal Maret 2020. ANTARA/Syifa Yulinnas
Ketahui Cara Pertolongan Pertama Pada Penderita DBD

Penularan virus demam berdarah alias DBD disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes. DBD ringan menyebabkan demam tinggi dan gejala seperti flu.


5 Gejala DBD yang Sering Diabaikan

18 hari lalu

Ilustrasi demam berdarah dengue atau DBD. Pexels/Tima Miroscheniko
5 Gejala DBD yang Sering Diabaikan

Penyakit DBD ini sering kali menimbulkan gejala yang khas, seperti demam tinggi beberapa hari, nyeri otot, dan ruam kulit.