Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cara Tidur Sehat yang Perlu Diajarkan pada Anak

Reporter

image-gnews
Ilustrasi bayi tidur. Foto: Freepik.com/user18526052
Ilustrasi bayi tidur. Foto: Freepik.com/user18526052
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Spesialis telinga, hidung, tenggorokan kepala dan leher di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Retno S. Wardani, menjelaskan cara tidur yang sehat perlu diajarkan pada anak sejak dini untuk meningkatkan kualitas hidup. Dia menjelaskan tidur yang berkualitas dapat meningkatkan produksi hormon-hormon penting seperti melatonin untuk pertumbuhan tubuh yang lebih tinggi.

"Hormon yang lain yaitu tiroid, stimulating hormone, dan insulin, itu bagus sekali. Dia cukup, jadi dia tidak akan mengalami resistensi insulin," ujarnya dalam siaran "Higiene Tangan, Hidung, Tidur untuk Pencegahan ISPA dan Gaya Hidup Sehat" oleh RSCM, Jumat, 21 Juni 2024.

Menurutnya, tidur berkualitas adalah sebuah investasi jangka panjang sehingga perlu diajarkan selama 18 tahun kehidupan anak tersebut sejak dini. Wardani menuturkan tidur berkualitas bukan dilihat dari durasinya namun dari tahapan-tahapannya. Dia menjelaskan ada tiga fase dalam tidur berkualitas.

"Light sleep atau tidur dangkal. Kemudian deep sleep tapi tanpa disertai gerakan bola mata yang cepat, dan deep sleep disertai gerakan bola mata yang cepat," jelas Wardani.

Cara tidur sehat
Dia menjelaskan 50 persen dari tidur harus mengandung tidur yang dangkal. Dengan tidur yang baik maka orang akan merasa benar-benar beristirahat. Selain itu, apabila diajarkan cara tidur yang sehat sejak kecil maka saat dewasa anak memiliki daya lenting atau adaptasi yang lebih baik, misalnya ketika mendapatkan bekerja giliran malam.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sementara itu, dr. Charlene menjelaskan sejumlah cara agar anak mendapatkan tidur berkualitas. Yang pertama dengan menghindari paparan layar gawai sejam sebelum tidur.

"Ada sebuah penelitian juga yang mengatakan gelombang cahaya pendek yang dipancarkan oleh layar gadget itu menghentikan atau menghambat produksi hormon melatonin," kata Charlene.

Yang kedua adalah menciptakan ruang tidur yang nyaman, misalnya dengan mematikan lampu atau memakai aromaterapi. Dia juga mengingatkan untuk tidak makan tiga jam sebelum waktu tidur.

Pilihan Editor: Jaga Kesehatan dengan Menerapkan Waktu Tidur Ideal

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

2 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di gym. Foto: Freepik.com/Jcomp
Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

Olahraga malam memiliki dampak positif dan negatif bagi jantung.


Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

5 hari lalu

Ilustrasi anak bersekolah. shutterstock.com
Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

Setelah masa liburan, waktu ketika anak akan memulai masuk sekolah menjadi tantangan bagi orang tua


New York Times Sebut Joe Biden Akui Ingin Waktu Lebih Banyak untuk Tidur dan Jam Kerja Dikurangi

8 hari lalu

Kandidat Partai Demokrat, Presiden AS Joe Biden, berbicara dalam debat presiden dengan kandidat Partai Republik, mantan Presiden AS Donald Trump, di Atlanta, Georgia, AS, 27 Juni 2024. REUTERS/Brian Snyder
New York Times Sebut Joe Biden Akui Ingin Waktu Lebih Banyak untuk Tidur dan Jam Kerja Dikurangi

New York Times berdasarkan keterangan dua sumber menyebut Joe Biden pernah mengakui ingin waktu lebih banyak untuk tidur.


Apa Saja yang Menjadi Pemicu Begadang?

19 hari lalu

Foto ilustrasi. TEMPO/Gunawan Wicaksono
Apa Saja yang Menjadi Pemicu Begadang?

Umumnya penyebab begadang dapat beragam, mencakup faktor-faktor gaya hidup, psikologis, dan lingkungan.


Tips Tetap Nyaman Naik Penerbangan Malam Hari saat Traveling

22 hari lalu

Ilustrasi pemakaian penutup mata di pesawat. Shutterstock
Tips Tetap Nyaman Naik Penerbangan Malam Hari saat Traveling

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat penumpang lebih nyaman saat harus ikut penerbangan antara malam sampai pagi hari.


Musik Sebagai Pengantar Tidur dan Kaitannya dengan Tidur Berkualitas

26 hari lalu

Ilustrasi wanita tidur mengenakan headphone. Freepik.com/Wayhomestudio
Musik Sebagai Pengantar Tidur dan Kaitannya dengan Tidur Berkualitas

Musik dapat mempengaruhi suasana hati dan membantu tubuh rileks, menciptakan kondisi yang ideal untuk tidur berkualitas.


Ginekolog Sebut Pentingnya Kebugaran untuk Hadapi Menopause

32 hari lalu

Ilustrasi menopause. shutterstock.com
Ginekolog Sebut Pentingnya Kebugaran untuk Hadapi Menopause

Kebugaran adalah kunci perempuan menghadapi menopause. Berikut yang perlu diperhatikan menurut ginekolog.


Inilah Penjelasan Minum Alkohol Sebelum Tidur di Pesawat Bisa Berakibat Fatal

32 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
Inilah Penjelasan Minum Alkohol Sebelum Tidur di Pesawat Bisa Berakibat Fatal

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum bepergian naik pesawat termasuk kebiasaan sebelum terbang yang bisa berakibat fatal. Sah satunya adalah minum alkohol sebelum tidur di pesawat yang ternyata sangat membahayakan.


Pentingnya Tidur Berkualitas dan Efeknya Bagi Kesehatan

39 hari lalu

Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Jcomp
Pentingnya Tidur Berkualitas dan Efeknya Bagi Kesehatan

Tidur berkualitas membantu mengatur emosi dan mengurangi tingkat stres. Kurang tidur sering dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan kecemasan.


Mengapa Penglihatan Menurun setelah Melahirkan?

47 hari lalu

Ilustrasi melahirkan. Freepik.com/
Mengapa Penglihatan Menurun setelah Melahirkan?

Perubahan hormonal, retensi cairan, dan fluktuasi tekanan darah adalah beberapa faktor yang dapat menurunkan penglihatan setelah melahirkan.