Mengapa Sebaiknya Tak Keramas Setiap Hari?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi. TEMPO/Zulkarnain

    Ilustrasi. TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO.CO, Jakarta - Sering kita merasa rambut kotor dan perlu mencucinya setiap hari dengan sampo agar kembali bersih. Padahal keramas setiap hari memiliki dampak yang kurang bagus untuk rambut.

    Salah satunya, menurut situs web Health Digest, adalah warna rambut memudar. Ketika Anda keramas, secara otomatis kutikula rambut akan membuka. Kutikula rambut ini yang akan menjaga warna rambut. Setiap kali keramas, kutikula membuka dan akan kehilangan berkali-kali lipat warna rambut.

    Belum lagi jika Anda mencuci rambut setiap hari dan harus menggunakan pengering rambut atau mencatoknya, akan semakin mempercepat kerusakan rambut karena efek panas yang dihasilkan dari alat-alat tersebut.

    Selain itu, menurut situs tersebut, dengan mencuci rambut setiap hari, minyak alami yang dihasilkan rambut dari kulit kepala akan terkikis. Padahal minyak ini yang membuat rambut Anda sehat dan berkilau. Satu hari Anda tidak keramas memberikan kesempatan minyak alami rambut melapisi kutikula sehingga membuat rambut Anda lebih bersinar.

    Hal lain yang terjadi jika Anda berkeramas setiap hari adalah pemborosan. Setiap Anda keramas selalu membutuhkan sampo dan kondisioner yang harganya tidak murah. Jika Anda mencuci rambut setiap hari berarti Anda akan belanja sampo dan kondisioner lebih cepat. Residu sampo yang mengendap di rambut juga menimbulkan permasalahan bagi beberapa orang.

    HEALTH DIGEST | INDAH P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ronaldo Cetak Gol ke-800: Ini Jejak Gol Bersejarah CR7

    Ronaldo mencetak 800 gol sepanjang kariernya. Gol itu ia torehkan di laga Liga Inggris melawan Arsenal, 3 Desember lalu. Apa saja gol bersejarahnya?