Anak Kecanduan Gadget, Ada Dampak Fisik dan Psikis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oregon Scientific mengeluarkan tablet mini untuk anak-anak yang diberi nama Meep. Tablet ini memiliki ukuran layar 7 inci dan memakai sistem operasi Android 4.0 (Ice Cream Sandwich). geeky-gadgets.com

    Oregon Scientific mengeluarkan tablet mini untuk anak-anak yang diberi nama Meep. Tablet ini memiliki ukuran layar 7 inci dan memakai sistem operasi Android 4.0 (Ice Cream Sandwich). geeky-gadgets.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sabtu dan Ahad merupakan hari istimewa bagi Mikail Ananta, 11 tahun. Dua hari dalam sepekan, siswa Sekolah Dasar Tugu Ibu, Depok, itu bisa menikmati mainan favoritnya, iPad. (Baca: Tetap Aksis dengan Gaya Bertopang Dagu.) "Boleh main, tapi hanya dua jam,” kata Melania Savina, ibunya, kepada Tempo dua hari lalu.

    Menganggap Melania medit? Simak kisah Steve Jobs (1955–2011). Pendiri Apple—produsen iPhone dan iPad—ini melarang dua anak terkecilnya menjajal iPad. “Kami memang membatasi anak-anak menggunakan gadget di rumah,” katanya dalam wawancara dengan New York Times, tiga tahun lalu. Jobs beralasan ingin melindungi anaknya dari kecanduan gadget.

    Nick Bilton, wartawan yang mewawancarainya, datang ke rumah Jobs di Palo Alto, California, dengan harapan melihat peralatan supercanggih di setiap sudut ruangan, seperti televisi layar sentuh dan iPad sebesar meja. Ternyata rumahnya sama seperti kebanyakan rumah mewah di Amerika Serikat. “Tidak ada alat-alat seperti itu,” kata Jobs.

    Psikolog Anna Surti Ariani menilai positif pembatasan tablet dan telepon pintar bagi anak. (Baca: Memagari Si Kecil dari Penculikan Anak.) “Kalau terlalu asyik bermain, anak menjadi cuek kepada orang lain,” ujarnya. Hal itu berujung pada tergerusnya kepedulian dan empati anak terhadap lingkungannya.

    Dampak lain dari keranjingan gadget adalah kurangnya gerak tubuh. Menurut Anna, dampaknya tidak sebatas fisik, tapi juga kesulitan dalam pelajaran. Contohnya pada anak yang sedang belajar menulis. “Karena penggunaan gadget hanya dua jari, sementara untuk menulis butuh lima jari,” kata ibu dua anak ini. “Koordinasi motoriknya jadi kurang bagus.”

    Bahaya terbesar datang dari pornografi. Penelitian Victor Strasburger dari The American Academy of Pediatrics menyatakan semua anak laki-laki 14 tahun ke atas yang memiliki koneksi Internet di kamarnya pernah mengakses situs porno.

    EVIETA FADJAR | HP | NY DAILY NEWS | BREIT BART

    Terpopuler
    Tetap Aksis dengan Gaya Bertopang Dagu

    Diet Cacing Pita Populer di Kalangan Model 

    Bullying Tingkatkan Peradangan

    6 'Manfaat' Kesehatan Jika Menjomblo 

    Manfaat Rose Hip Oil untuk Kecantikan





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.