Sanger, Minuman Favorit Selain Kopi Aceh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Festival kopi dan makanan di Banda Aceh. TEMPO/Adi Warsidi

    Festival kopi dan makanan di Banda Aceh. TEMPO/Adi Warsidi

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sanger menjadi minuman favorit di Aceh selain kopi hitam. Sanger adalah minuman campuran kopi dengan sedikit susu dan gula. Minuman itu dapat dijumpai di warung kopi yang menjual kopi dari Aceh.

    Panitia Festival Kopi Banda Aceh 2014 Wan Windi Lestari mengatakan telah menelusuri sejarah minuman sanger yang lahir di Banda Aceh. Kepentingannya untuk mematenkan menjadi warisan kekayaan budaya Aceh. "Kami juga membuat video wawancara beberapa orang yang tahu soal asal-usul minuman itu," ujarnya di ajang Festival Kopi, Rabu, 19 November 2014.

    Data-data tentang sejarah sanger telah disampaikan kepada Wali Kota Banda Aceh dan diteruskan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh untuk kepentingan mengurus hak paten. "Agar minuman itu tidak diklaim oleh daerah lain," ujar Windi.

    Menurut penelusurannya yang kemudian dituangkan ke dalam video dokumenter, ada dua versi asal-usul Sanger. Pertama berasal dari kata "Sange" untuk menyebut sebuah rasa antara kopi dan susu. "Rasa susu bukan dan rasa kopi juga bukan, beda dengan kopi susu."

    Adapun, versi kedua bahwa sanger berasal dari ungkapan "Sama-sama Ngerti". Ini muncul sekitar tahun 1996 yang dipopulerkan oleh mahasiswa. Banyak mahasiswa kala itu tak kuat untuk membayar mahal segelas kopi susu, lalu meminta peracik kopi untuk membuat segelas kopi, dicampur sedikit susu dan gula. Ditambah ungkapan "Sama-sama ngerti" dan jadilah Sanger.

    Fahmi Yunus, pencetus hari sanger (Sangerday) mengatakan apapun asal-usulnya, minuman itu populer di Aceh dan harus menjadi hak paten kekayaan budaya Aceh. Sangerday sendiri dicetuskan pada 12 Oktober 2014 silam oleh beberapa anak muda pecinta kopi dan sanger serta Komunitas I love Aceh. Mereka sepakat setiap 12 Oktober diperingati sebagai hari sanger.

    Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengatakan sanger telah menjadi minuman favorit di Banda Aceh dan Aceh umumnya. "Minuman ini disukai oleh banyak anak muda," ujarnya. Di ajang Festival Kopi Banda Aceh 2014, Illiza bahkan menyempatkan diri meracik segelas sanger di salah satu gerai kopi di arena tersebut.

    ADI WARSIDI

    Topik terhangat:

    Jokowi Vs BBM Subsidi | Profesor Nyabu | Ahok Dilantik Jadi Gubernur

    Berita terpopuler lainnya:
    Ceu Popong Ajukan Pertanyaan 'Bodoh' di Paripurna
    Subsidi BBM ke Sektor Produktif, Ekonom UGM: Bohong
    Ibas Bandingkan Kenaikan BBM Era SBY dan Jokowi
    Jokowi: Jangan Tangkap Kapal Pencuri Ikan, tapi...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.