Sabtu, 19 Agustus 2017

Mengapa Beras Hitam Lebih Bergizi? Ini Kata Ahlinya

Jum'at, 17 Februari 2017 | 06:00 WIB
Ilustrasi jenis beras (merah, putih, hitam). shutterstock.com

Ilustrasi jenis beras (merah, putih, hitam). shutterstock.com.

TEMPO.CO, Jakarta - Beras apa yang sering Anda konsumsi setiap harinya? Putih, merah, ataukah hitam?

Dokter Spesialis Gizi Klinik Inge Permadhi mengatakan semakin gelap warna beras, maka semakin tinggi antioksidannya. "Jadi, beras hitam lebih baik dikonsumsi dari beras lainnya karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi," kata Inge kepada Tempo, Kamis, 16 Februari 2017. (Baca :Begini Mengatasi Efek Samping Pengobatan Kanker)

Meski warnanya lebih pekat beras hitam, beras merah juga mengandung antioksidan. "Tapi, tak sebanyak beras hitam," ujar Inge.

Beras merah mengandung antosianin yakni zat warna ungu pada bagian aleuron-nya, yang membuat warnanya menjadi merah keunguan. Zat warna ini merupakan sumber antioksidan yang dianggap dapat membantu mengurangi peradangan, alergi, dan menurunkan risiko kanker.

Beras merah juga memiliki kandungan nutrisi yang baik, mulai dari vitamin B hingga beberapa jenis mineral dan serat.

Adapun, beras hitam memiliki manfaat gizi yang lebih tinggi dari beras merah. Warna hitam berasal dari pigmen antosianin, seperti pada beras merah. Namun, karena intensitasnya yang sangat tinggi, warna butiran beras menjadi ungu kehitaman.

"Ini yang membuat antioksidannya jauh lebih besar," kata Inge. Kandungan gizi lainya juga lebih unggul dibanding beras merah.

AFRILIA SURYANIS

Baca juga :
Meski Kanker, Tubuh Bisa Tetap Kuat dengan Makanan Ini
5 Jurus Penting Agar Aman Berkendara Saat Hujan