Air Hangat dan Dingin, Mana yang Lebih Baik?

Minggu, 16 Juli 2017 | 15:04 WIB
Air Hangat dan Dingin, Mana yang Lebih Baik?
Ilustrasi minum air mineral. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta -Minum satu gelas air di pagi hari, sesaat setelah bangun tidur dalam  keadaan perut masih kosong menyimpan banyak sekali manfaat. Namun yang sering menjadi pertanyaan adalah mana yang lebih baik bagi tubuh, air dingin atau hangat?

Baca: 6 Manfaat Kulit Pisang, Bikin Kulit Wajah Sehat dan Awet Muda

Dikutip dari laman Boldsky, berikut ini beberapa ulasan mengenai air hangat yang dirangkum dari berbagai sumber.

Meredakan rasa gatal di tenggorokan
Segelas air hangat yang Anda minum sesaat setelah bangun tidur memiliki kemampuan untuk meredakan bengkak pada tenggorokan. Selain tenggorokan kering, air hangat dapat mengatasi iritasi pada tenggorokan.

Melancarkan pencernaan
Air hangat yang Anda minum saat keadaan perut masih kosong dapat menstimulasi usus untuk bekerja lebih maksimal. Hal tersebut juga bekerja seperti pembuka jalan agar proses penyerapan makanan sepanjang hari berjalan dengan baik.

Meningkatkan sirkulasi
Air hangat dapat memperlancar aliran darah dalam sistem sirkulasi. Saat tubuh seseorang tereskpos panas, maka sel darah yang mengalir akan mengalami peningkatan.

Menurunkan berat badan
Ingin menurunkan berat badan dengan aman? Rutin minum air hangat. Air hangat dapat menekan nafsu makan sekaligus berat dan massa tubuh.

Bagaimana dengan air dingin? Air dingin memang menyegarkan terutama ketika di minum saat cuaca panas. Namun, ada beberapa alasan mengapa air dingin tidak terlalu baik bagi tubuh Anda.

Menurunkan hidrasi
Air dingin menyebabkan pembuluh darah menyempit, itu sebabnya tubuh seseorang yang gemar minum air dingin tidak terhidrasi dengan baik. Jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik, maka penyakit seperti susah buang air, pusing bahkan kejang-kejang siap menghampiri Anda.

Menghambat pencernaan
Air dingin hanya membuat tubuh mengalami kesulitan untuk mencerna makanan yang Anda konsumsi. Alasan utamanya karena cairan dingin membuat lemak menjadi padat sehingga aliran darah terganggu.

Simak: Psikolog Ingatkan Bahaya Bermain Fidget Spinner bagi Balita

Menyebabkan flu
Lendir yang terdapat pada sistem pernapasan dibentuk oleh air dingin. Lendir tersebut menghambat jalannya udara sekaligus meningkatkan risiko terserang infeksi pada tenggorokan (flu).

BOLDSKY | ESKANISA RAMADIANI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan