Selasa, 11 Desember 2018

3 Tren Sepatu yang Sedang Digemari, Warnanya Pengaruhi Mood?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepatu saat mudik. shutterstock.com

    Ilustrasi sepatu saat mudik. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi penggemar sepatu, bisa jadi Micam Milano menjadi salah satu pameran yang ditunggu-tunggu. Pameran sepatu kelas atas tersebut akan diselenggarakan di Fiera Milano, Italia pada 16-19 September 2018.

    Baca juga:
    Filosofi di Setiap Desain SLANKED, Sepatu Lokal ala Slank
    Sneakers Dipakai Jokowi, Nah Project Kebanjiran Pesanan Sepatu

    WGSN trend expert, Jess Tang mengatakan ada tiga tren makro alas kaki yang diprediksi mempengaruhi tren koleksi spring/summer 2019. Tiga tren tersebut adalah "common ground", "in touch", dan "creative manifesto".

    Dia menjelaskan tren makro pertama, common ground, fokus pada penyatuan teknik crafting dan tenunan yang mengedepankan nilai-nilai lokal. Para desainer menggunakan konsep, material, dan inspirasi lokal untuk membuat karya alas kaki.

    “Warna-warna lembut seperti baked yellow, buttercream, avocado, hingga cooled turquoise menjadi ciri khas tren ini. Bersama dengan bahan kain yang juga lembut,” jelas Jess Tang di Jakarta dikutip Sabtu 4 Agustus 2018.

    Sementara tren makro kedua, in touch, mengedepankan unsur sentuhan dengan desain lembut yang menggambarkan keintiman.

    Menurutnya, meskipun namun warna-warna tren in touch cenderung lebih hidup seperti sunny yellow, illusion blue, frosted lavender, adrenaline red, hingga psychedelic pink.

    "Intinya, warna sangat penting di sini karena bisa mengubah mood."

    Tren makro terakhir adalah creative manifesto. Tren ini fokus pada kesenangan dan kebebasan berekspresi. Digambarkan lewat desain-desain absurd yang berjiwa muda.

    Warna sepatu yang ditonjolkan adalah warna-warna tegas yang menggambarkan bagaimana para desainer mengekspresikan nilainya masing-masing. Warna militer terlihat mendominasi. Seperti ivy green, burlap green, c metallic, carbon black, hingga sunburst yellow.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.