4 Kesalahan Kesehatan yang Sering Diabaikan Pria

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mendengkur

    Mendengkur

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak kesalahan kecil dalam kesehatan yang mungkin tak Anda sadari. Karena bukan merupakan hal yang dianggap penting, hal tersebut pun Anda lakukan secara terus menerus. Hal ini seharusnya diubah karena dapat menimbulkan efek negatif pada masa mendatang. Dilansir dari WebMD dan everydayhealth, berikut adalah 4 kesalahan kesehatan yang umumnya pria lakukan.

    Baca: 3 Ciri Pria Pemberi Harapan Palsu, Pernah Mengalaminya?

    Mengabaikan dengkuran saat tidur
    Selain mengganggu orang di sebelah Anda saat tidur, mendengkur juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Sekitar setengah dari pria yang mendengkur memiliki obstructive sleep apnea (OSA). Gangguan ini bisa membuat Anda berhenti bernapas selama beberapa detik. Ini juga dapat merujuk pada penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

    Berfikir bahwa serangan jantung hanya terjadi pada orangtua
    Banyak pria dewasa yang berfikir bahwa serangan jantung biasa menyerang orang tua seperti ayah ataupun kakek. Akan tetapi, ancaman justru sering terjadi pada pria yang jauh lebih muda. Jika keluarga Anda memiliki riwayat penyakit jantung, Anda bahkan bisa teridap serangan jantung secepat usia 30-an tahun.

    Tidak menggunakan krim tabir surya
    Tak hanya sekedar untuk bermain golf atau pergi ke pantai, krim tabir surya sangatlah penting untuk digunakan. Banyak pria yang enggan mengoleskan krim tersebut ke wajah mereka. Padahal, krim tabir surya dengan SPF 30 atau kebih tinggi dapat mencegah kanker kulit.

    Baca: Masturbasi untuk Pria Dapat Tingkatkan Imunitas Tubuh, Apa Lagi?

    Tetap buang air kecil meski secara berlebihan
    Membuang air kecil yang dilakukan secara sering mungkin Anda anggap sebagai hal yang baik. Hal ini dikarenakan Anda telah dianggap cukup minum sehingga sirkulasi keluarnya sel jahat pun berhasil. Namun, apabila Anda buang air kecil secara berlebihan atau sebanyak 8 kali sehari dan lebih dari 2 kali pada malam hari, itu merupakan indikasi gangguan medis. Ini meliputi pembesaran prostat, kandung kemih yang terlalu aktif (OAB), atau bahkan beberapa bentuk kanker.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | WEBMD | EVERYDAYHEALTH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.