Liburan Geng Pria Efeknya Sama dengan Tidak Merokok?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi liburan (Pixabay.com)

    Ilustrasi liburan (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda berpikir bahwa liburan bersama dengan satu grup pria dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan Anda? Sebuah studi oleh Universitas Harvard baru-baru ini menunjukkan bahwa menghabiskan waktu berlibur bersama dengan teman-teman pria secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan harapan hidup.

    Baca: 4 Tanda Ini Isyaratkan Anda untuk Segera Ambil Cuti dan Liburan

    Bahkan, para peneliti juga mengatakan bahwa bergaul dengan sekumpulan pria dapat mengurangi faktor risiko kematian. "Koneksi sosial seperti ini tidak hanya memberi kita kesenangan, tapi juga mempengaruhi kesehatan jangka panjang kita dengan cara yang sama kuatnya dengan tidur yang cukup, pola makan yang baik dan tidak merokok," kata peneliti Harvard.

    "Lagi pula, lusinan penelitian juga telah menunjukkan bahwa orang yang memiliki hubungan yang intim dengan keluarga, teman, dan komunitas mereka akan lebih bahagia, memiliki lebih sedikit masalah kesehatan dan hidup lebih lama," ujar peneliti itu.

    Sementara itu, temuan terpisah dari Finlandia menunjukkan bahwa menghabiskan cuti tahunan Anda setiap tahun bersama teman laki-laki juga dapat memiliki efek positif pada kualitas hidup Anda.

    Penelitian yang dilakukan selama 40 tahun dan melibatkan lebih dari 1.300 pengusaha paruh baya itu menunjukkan bahwa mereka yang menggunakan cuti bersama para pria kurang dari tiga minggu dalam setahun, memiliki kemungkinan 37 persen lebih besar untuk merasa umur yang lebih pendek daripada mereka yang lebih sering cuti.

    "Kerugian yang disebabkan oleh rezim gaya hidup intensif terkonsentrasi pada subkelompok pria dengan waktu liburan tahunan yang lebih pendek," kata Profesor Timo Strandberg dari Universitas Helinski.

    Dalam penelitian ini, pria dengan liburan yang lebih pendek akan bekerja lebih banyak dan tidur lebih sedikit daripada mereka yang mengambil liburan lebih lama. Sehingga, gaya hidup yang penuh tekanan ini mungkin telah mengesampingkan segala manfaat baik dari liburan.

    “Kami pikir hal itu sendiri mungkin juga memiliki efek psikologis yang merugikan pada orang-orang ini dengan menambahkan stres pada kehidupan mereka,” katanya.

    Jadi tunggu apa lagi? Segera berlibur dengan teman-teman pria untuk memperoleh kesehatan yang lebih baik.

    BacaTips Rencanakan Liburan yang Hemat dan Menyenangkan

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | MENSHEALTH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.