Agar Tidak Stres di Perjalanan Mudik, Jangan Lupa Bawa Bekal

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang mudik lagi ngemil. Traveller.com.au

    Ilustrasi orang mudik lagi ngemil. Traveller.com.au

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi selama perjalanan mudik menuju kampung halaman sering kali membuat Anda stres. Itu sebabnya, Anda perlu menciptakan suasana riang agar terhindar dari emosi. Salah satu caranya adalah memastikan bekal makanan Anda cukup.

    Baca juga: 4 Aktivitas untuk Mengusir Bosan dalam Perjalanan Mudik

    Psikolog klinis dari RSUD Wangaya, Denpasar, Nena Mawar Sari S.Psi., mengatakan, para pemudik sudah menempuh puasa selama beberapa waktu dan cuaca yang kadang kurang bersahabat, memungkinkan stres akibat mudik terjadi. Itu sebabnya, ia mengatakan persiapan fisik dan psikis sangat diperlukan. 

    Menurut dia, kondisi selama perjalanan tersebut jangan sampai menjadi penghalang untuk menciptakan suasana nyaman saat perjalanan.

    "Pastikan kita menjaga situasi tetap aman, nyaman, riang, dan kondusif. Untuk menciptakan kondisi itu, kita bisa mempersiapkan makanan camilan yang cukup," kata dia di Denpasar, Senin, 3 Juni 2019.

    Sayangnya, kebanyakan orang meremehkan hal ini, memilih untuk tidak membawa bekal makanan dengan harapan bisa membelinya saat perjalanan. "Kita tak pernah tahu situasi seperti apa yang akan kita hadapi. Sebaiknya membawa bekal makanan yang cukup," katanya.

    Apalagi, jika saat perjalanan mudik masih berpuasa, jika sudah waktunya berbuka puasa, maka sebisa mungkin sediakan bekal makanan. "Lapar merupakan salah satu pemicu stres bagi sebagian orang, sehingga menjadi lebih mudah emosi," katanya.

    Selain camilan itu, upaya mengetahui dan mempersiapkan jalur jalur alternatif perlu di lakukan, apalagi pemudik dengan kendaraan pribadi dapat memperoleh informasi mengenai kondisi lalu lintas lewat media sosial, televisi maupun radio.

    "Dengan demikian, pengendara dapat memperkirakan jalur mana yang perlu dihindari agar tidak terjebak kemacetan. Jika Anda sudah terlalu lama menyetir di tengah kemacetan, rasa stres biasanya muncul begitu saja," katanya.

    Pada kondisi ini, cobalah unntuk menarik napas lebih dalam, kemudian buang, dan lakukan berulang-ulang. Melakukan stretching (peregangan) dapat menghilangkan rasa cemas ketika berada di tengah kemacetan.

    "Anda bisa mencoba melemaskan otot leher dengan cara memutar kepala ke kiri dan kanan hingga menyentuh pundak. Selain itu, Anda juga bisa melakukan stretching untuk kaki dengan cara memutar telapak kaki Anda ke kiri dan ke kanan secara perlahan," katanya.

    Baca juga: Terjebak Macet Panjang saat Mudik? Ini yang Harus Dilakukan

    Saat berada di tengah kemacetan, cobalah untuk berpikir positif dan hilangkan pikiran negatif dari benak Anda. Untuk mengalihkan perasaan stres, cobalah untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti mendengarkan cerita orang yang duduk di sebelah Anda ataupun hal lainnya.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.