Rutin Donor Darah Bisa Turunkan Risiko Kanker, Intip Manfaat Lain

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Donor Darah. Tempo/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi Donor Darah. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni. Peringatan ini dilakukan untuk mendorong donor darah sukarela demi menyelamatkan banyak nyawa manusia yang bergantung pada sumbangan darah orang lain.

    Baca juga: Hari Donor Darah Sedunia, Apa Saja Syarat Menyumbangkan Darah?

    Selain menolong orang lain, donor darah rutin juga ternyata memiliki manfaat kesehatan bagi orang yang menyumbangkan. Dampak yang langsung dirasakan ketika selesai mendonorkan darah memang sering kali tidak nyaman, misalnya lemas. Tapi dalam jangka panjang, aktivitas ini dapat membuat Anda lebih sehat.

    Salah satu manfaat yang dirasakan adalah membantu mengurangi stres, menjaga emosi, dan keterasingan, dan perasaan tidak nyaman. Selain itu, donor darah juga membantu menyeimbangkan kadar zat besi di tubuh. Berikut  beberapa manfaat donor darah lainnya.

    1. Menjaga tekanan darah

    Ketika Anda menyumbangkan darah, volume darah di tubuh akan seimbang sehingga dapat mencegah hipertensi. Hipertensi berisiko menimbulkan masalah jantung dan pembuluh darah.

    2. Menyehatkan jantung

    Selain membantu menjaga kadar zat besi, donor darah juga mengurangi risiko gangguan kardiovaskular dan membantu menjaga irama jantung.

    3. Menurunkan berat badan

    Bagi orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menyumbangkan darah bisa membantu membakar kalori ekstra di tubuh. Menurut St. Mary’s Medical Center, sekali donor darah dapat membakar 650 kalori.

    4. Menurunkan risiko kanker 

    Kadar zat besi yang lebih rendah dalam tubuh mengurangi risiko terkena gejala kanker, terutama kanker usus besar, paru-paru, hati, tenggorokan, dan paru-paru.

    5. Merangsang produksi sel darah 

    Menyumbangkan darah tidak akan membuat Anda kekurangan darah. Justru, menyumbangkan darah menstimulasi tubuh untuk memproduksi sel darah baru. Ini akan membantu tubuh menjaga kesehatan secara keseluruhan.

    Baca juga: PMI: Donor Darah Baiknya Tiap 3 Bulan Sekali

    6. Mengurangi risiko kerusakan hati dan pankreas

    Zat besi yang berlebihan di tubuh dapat meningkatkan risiko gagal hati dan pankreas. Menyumbangkan darah berarti juga mengeluarkan kelebihan zat besi di tubuh. Ini akan membantu mengurangi risiko kerusakan hati dan pankreas.

    BOLDSKY | MEDICAL NEWS TODAY 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.