5 Jenis Makanan Sahabat Kesehatan Mata

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata wanita. Unsplash.com/Alexandra Gorn

    Ilustrasi mata wanita. Unsplash.com/Alexandra Gorn

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda sering mendengar jika wortel dan sayur berwarna oranye dapat menjaga kesehatan mata. Faktanya memang demikian, beta-karoten yang terkandung di dalam wortel merupakan tipe vitamin A yang memberikan warna oranye dan berfungsi menjaga retina mata dan bagian mata lain agar dapat berfungsi secara maksimal.

    Wortel bukan satu-satunya makanan sehat yang sangat disarankan untuk rutin dikonsumsi setiap hari. Berikut jenis makanan lain, dilansir dari Health.

    Selada
    Lutein dan zeaxanthin, antioksidan di dalam selada dapat mengurangi degenerasi makular dan katarak.

    Telur
    Selain selada, kuning telur juga menjadi sumber utama dari lutein dan zeaxanthin. Tidak hanya itu, terutama kuning telur, mengandung zat besi yang dapat mengurangi risiko degenerasi makular.

    “Zat besi pada sebutir telur mampu mengurangi risiko degenerasi makular sejak dini. Itu sebabnya, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi telur secara rutin setidaknya satu butir per hari,” ujar Paul Dougherty dari Dougherty Laser Vision, Los Angeles, Amerika Serikat.

    Beri
    Selain jeruk, beri merupakan sumber vitamin C terbesar yang aman dikonsumsi setiap hari. Degenerasi makular dan katarak juga dapat dihindari dengan rutin mengonsumsi buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk dan beri.

    Kacang badam
    Satu genggam kacang badam yang mengandung vitamin E cukup tinggi mampu mengurangi risiko degenerasi makular sejak dini. Ganti kudapan tidak menyehatkan seperti gorengan dengan segenggam kacang badam setiap hari.

    Ikan
    Tuna, salmon, makarel, dan teri merupakan jenis ikan yang memiliki kandungan DHA tinggi. DHA sendiri merupakan asam lemak yang ada di dalam retina mata.

    “Jika asam lemak di dalam retina jumlahnya tidak seimbang, maka mata lebih mudah kering,” ujar Jimmy Lee dari Montefiore Medical Center, New York City, Amerika Serikat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!