Tips Menghilangkan Ingrown Hair setelah Mencukur Jenggot

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Cukur Jenggot  (dok Philips)

    Ilustrasi Cukur Jenggot (dok Philips)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ingrown hair merupakan istilah untuk rambut yang tumbuh ke dalam atau di bawah permukaan kulit. Biasanya, ingrown hair muncul usai mencukur atau lebih tepatnya, rambut menolak tumbuh setelah dicukur.

    Rambut akan tumbuh di bawah permukaan kulit sehingga menimbulkan rasa gatal bahkan benjolan yang mengganggu. Jangan sesekali mencoba untuk memecahkannya seperti jerawat jika tidak mau terinfeksi. Benjolan tersebut tidak lebih dari sekumpulan bakteri jahat yang berkembang di bawah permukaan kulit.

    Bagaimana ingrown hair dapat terjadi?
    Saat mencukur, kebanyakan orang tidak memperhatikan hal satu ini. Arah mencukur memegang peranan penting, dilansir dari Men's Fitness. Sangat disarankan untuk mencukur searah pertumbuhan rambut. Jika mencukur ke segala arah dan tidak beraturan, alih-alih tumbuh ke luar, rambut baru justru tumbuh di dalam permukaan kulit.

    Singkatnya, ingrown hair dapat terjadi jika Anda tidak mengikuti aturan baku dalam mencukur. Adapun aturan mencukur yang disarankan adalah pisau baru setiap kali mencukur, perawatan sebelum dan sesudah mencukur. Dengan demikian, tidak ada celah bagi kotoran dan bakteri berkembang di bawah permukaan kulit.

    Mengapa terasa menyakitkan?
    Sebab terjadi banyak tekanan di bawah permukaan kulit. Rambut terus tumbuh, bukan di atas namun di dalam. Tidak menutup kemungkinan folikel akan terinfeksi karena pori-pori tersumbat oleh bakteri.

    Bagaimana cara mencegah ingrown hair?
    Cuci wajah dengan air hangat sebelum mencukur. Air hangat berguna untuk membuka pori-pori sekaligus merelaksasi kulit wajah. Hasil mencukur jauh lebih halus, tidak iritasi, dan menghilangkan minyak berlebih yang dapat menyumbat pori-pori.

    Cuci wajah dengan air dingin setelah mencukur. Air dingin berguna untuk menutup kembali pori-pori yang terbuka saat mencukur sekaligus mencegah kotoran terjebak di dalam pori-pori.

    Pengelupasan setidaknya dua kali seminggu sebelum mencukur. Pengelupasan penting dilakukan untuk menghilangkan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Gunakan produk pengelupasan yang mengandung asam salisilat dan asam laktat, atau Anda dapat membuatnya sendiri di rumah dengan mencampur gula dan minyak zaitun. Gosok perlahan area wajah tempat tumbuhnya ingrown hair selama beberapa detik, bilas hingga bersih. Letakkan handuk yang sebelumnya sudah direndam dalam air hangat selama 10 menit untuk membuka pori-pori

    Gunakan minyak sebelum mencukur. Sebelum mencukur sangat disarankan untuk menggunakan minyak guna melembutkan rambut sehingga mudah dipangkas.

    Toner pascamencukur. Toner bebas alkohol berfungsi untuk membasmi bakteri yang menempel pada kulit sekaligus menjaga keseimbangan kandungan pH kulit wajah. Akhiri perawatan dengan mengoleskan pelembap untuk membentengi sel-sel kulit dari kotoran maupun bakteri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.