Ade Rai Bagi Tips Turunkan Berat Badan yang Efektif dan Cepat

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ade Rai dalam acara peluncuran koleksi terbaru sepatu Under Armour di Jakarta pada Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    Ade Rai dalam acara peluncuran koleksi terbaru sepatu Under Armour di Jakarta pada Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki berat badan yang ideal adalah idaman setiap orang. Sayangnya, bukan suatu hal yang mudah bagi mereka dengan postur tubuh besar untuk menurunkan berat badan.

    Untuk mengatasi masalah ini, binaragawan sekaligus pemerhati olahraga Ade Rai pun membagikan tips mudah. Berdasarkan pengalaman, ia menjelaskan pola perilaku sangat berpengaruh dalam mencapai target berat badan ideal.

    Pola perilaku pertama yang dimaksudkan Ade Rai adalah konsumsi makanan diatur. Dalam hal ini, ia tidak menyarankan seseorang memilih-milih jenis makanan. Pria berusia 49 tahun ini lebih mengimbau untuk menurunkan porsinya saja.

    “Misalnya, biasa minum es teh manis 20 gelas, turunkan jadi 10 gelas saja sudah signifikan. Apalagi kalau turun jadi lima gelas,” katanya.

    Selain menjaga porsi makan, Ade Rai juga menyarankan untuk berolahraga. Memang, persentase dalam menurunkan berat badan adalah 70 persen dipengaruhi makanan dan 30 persen dipengaruhi olahraga.

    “Tapi kalau keduanya dilakukan bersama-sama, mau olahraga apapun pasti hasilnya lebih efektif,” ungkapnya.

    Dalam menjalankan kedua hal ini, Ade Rai tak lupa mengingatkan pentingnya itikad disertai niat yang tinggi sebab jika melakukan sesuatu tanpa dorongan kedua hal ini, semuanya tak akan terlaksana.

    “Kalau dipaksa, malah enggak akan jalan. Jadi harus ada kesenangan. Coba tanamkan dalam diri ‘Saya tidak boleh begini terus’,” kata Ade Rai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.