Tips Membuat Disinfektan Sendiri di Rumah dengan Cara Mudah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyemprotkan cairan disinfektan kepada suporter yang akan menyaksikan pertandingan Liga 1 2020 antara Bali United melawan Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 15 Maret 2020. Penghentian sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 berlaku mulai Senin, 16 Maret 2020. ANTARA/Fikri Yusuf

    Petugas menyemprotkan cairan disinfektan kepada suporter yang akan menyaksikan pertandingan Liga 1 2020 antara Bali United melawan Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Ahad, 15 Maret 2020. Penghentian sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 berlaku mulai Senin, 16 Maret 2020. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Disinfektan mulai diburu oleh masyarakat kala wabah virus corona baru atau COVID-19. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus corona memang dapat menempel pada barang-barang di sekitar.

    Terlebih jika ada pasien positif yang bersin, meludah, atau mengelap air liurnya ke benda tersebut, ini pun bisa menempel dan berisiko tersentuh oleh kita sehingga akhirnya membuat sakit. Namun, disinfektan pun terbukti ampuh membunuh mikroorganisme pada barang-barang di sekeliling.

    Dengan kelangkaan disinfektan dan harganya yang mulai meroket akibat kebutuhan pasar, tak ada salahnya jika kita membuatnya sendiri. Bahan dan caranya pun cukup mudah untuk dilakukan di rumah. Melansir dari situs Very Well Health, berikut rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

    Bahan dan alat:
    -Botol semprot plastik atau botol kaca dengan tutup
    -Gelas takar
    -Kain lembab (kain dan air agar basah)
    -Sarung tangan karet
    -Pemutih (merek apa saja)
    -Air

    Cara membuat:
    -Siapkan dua gelas pengukur yang masing-masing diisi dengan ¼ cangkir pemutih atau bleaching dan 2¼ gelas air.
    -Kemudian tuang pemutih dengan hati-hati ke dalam botol plastik semprotan dulu. Lalu, tambahkan air. Mencampurkan dengan cara ini sangat efektif dalam mencegah percikan pemutih mengenai kulit. Namun, jika tetap kena, segera bersihkan dengan kain lembab agar tidak merusak kulit.
    -Apabila ingin membuat larutan disinfektan dalam jumlah yang lebih banyak, jumlah pemutih dan air bisa disesuaikan, namun tetap menggunakan proporsi yang sama seperti rujukan di atas (Misalnya: ½ gelas pemutih dengan 4½ air atau ¾ gelas pemutih dengan 6¾ air dan seterusnya).
    -Setelah bahan dicampur, letakkan tutupnya dengan rapat pada wadah dan kocok perlahan selama beberapa kali untuk mencampurnya. Setelah pencampuran, disinfektan siap digunakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.