10 Kebiasaan Buruk Penyebab Masalah Ginjal

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ginjal. thestatesman.com

    Ilustrasi ginjal. thestatesman.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ginjal memiliki fungsi yang cukup berat, di antaranya menghilangkan kelebihan air dari tubuh dan menahan air ketika tubuh membutuhkannya, juga mengatur kadar mineral seperti kalsium dan fosfat dalam tubuh, mendetoksifikasi darah, dan menyaring produk limbah melalui urin.

    Ginjal tidak dapat bekerja dengan baik jika pemilik melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk. Misalnya, mengonsumsi makanan olahan berlebihan, terlalu banyak konsumsi garam, dan meminum alkohol. Oleh sebab itu, penting untuk menghentikan kebiasaan buruk untuk memastikan berfungsinya ginjal dengan baik. Berikut 10 kebiasaan buruk yang dapat merusak ginjal, seperti dilansir dari Boldsky.

    1. Konsumsi makanan olahan berlebihan
    Makanan olahan penuh dengan fosfor dan natrium, dua penyebab utama yang menyebabkan kerusakan ginjal. Orang dengan atau tanpa penyakit ginjal harus membatasi kelebihan asupan makanan olahan, seperti burger, kue kering dan pai, sosis, dan sayuran kaleng.

    2. Asupan obat penghilang rasa sakit yang berlebihan
    Obat yang dijual bebas seperti ibuprofen, aspirin, dan acetaminofen memang dapat meredakan sakit dan nyeri, tetapi juga dapat menghancurkan ginjal. Ini dapat memperburuk masalah ginjal jika sudah menderita penyakit ginjal. Antibiotik tertentu seperti bacitracin, amfoterisin B, dan sefalosporin, juga dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

    3. Asupan air yang tidak mencukupi
    Jika tubuh terhidrasi, ginjal membuang racun keluar dari tubuh. Itulah salah satu alasan mengapa dokter menyarankan untuk minum banyak air untuk menghindari batu ginjal. Menurut National Health Service di Inggris, dehidrasi adalah salah satu penyebab utama kerusakan ginjal dan batu ginjal.

    4. Terlalu banyak konsumsi garam
    Makanan yang mengandung banyak garam tinggi sodium dan mengonsumsinya meningkatkan tekanan darah. Ini bisa membahayakan ginjal karena perlu bekerja lebih keras untuk mengeluarkan garam berlebih. Pada gilirannya, dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh yang menempatkan meningkatnya risiko penyakit ginjal.

    5. Kurang tidur
    Tidur sangat penting bagi tubuh karena melemaskan otot-otot otak dan menyembuhkan serta memperbaharui sel-sel tubuh. Tidur nyenyak diperlukan untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk ginjal. Fungsi ginjal dikelola oleh siklus tidur-bangun yang membantu mengkoordinasikan beban kerja ginjal selama 24 jam.

    6. Makan daging terlalu banyak
    Setelah dikonsumsi, daging merah menghasilkan sejumlah besar asam dalam darah. Ini bisa berbahaya bagi ginjal dan menyebabkan asidosis. Asidosis adalah suatu kondisi di mana ginjal tidak dapat mengeluarkan asam dengan cukup. Protein hewani diperlukan untuk tubuh, tetapi konsumsi berlebih bisa berakibat fatal bagi ginjal.

    7. Tidak mengobati infeksi
    Jika menderita infeksi umum seperti pilek, flu, dan radang amandel, segera mulai minum antibiotik. Jika infeksi tidak diobati tepat waktu, itu dapat membahayakan ginjal.

    8. Minum alkohol berlebihan
    Minum alkohol secara teratur dalam jumlah berlebih dapat melipatgandakan risiko penyakit ginjal kronis. Inilah mengapa peminum berat biasanya memiliki peningkatan risiko masalah ginjal.

    9. Tidak sering buang air kecil
    Buang air kecil adalah cara racun dikeluarkan dari tubuh. Jika Anda tidak sering buang air kecil, itu bisa berbahaya bagi ginjal dan seiring waktu dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal dan menyebabkan penyakit ginjal.

    10. Banyak asupan makanan tinggi gula
    Gula adalah makanan lain yang berkontribusi terhadap obesitas, yang meningkatkan risiko terkena diabetes. Gula yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit ginjal. Hindari minuman manis, permen, dan soda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.