Tips Potong Rambut di Rumah selama Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi potong rambut. Pixabay.com

    Ilustrasi potong rambut. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak salon tutup untuk sementara waktu akibat pandemi virus corona. Selain itu, imbauan untuk tetap di rumah saja membuat sebagian besar orang tidak bisa memotong atau merapikan rambut, kecuali dilakukan sendiri di rumah.

    Ide untuk memotong rambut sendiri bisa berbuah bencana untuk penampilan. Oleh sebab itu, memotong rambut sendiri di rumah sesungguhnya tidak direkomendasikan.

    "Anda bisa memotong rambut sendiri bila terdapat cabang pada ujungnya. Namun potong rambut lebih sedikit daripada yang seharusnya dibutuhkan," ujar ahli tata rambut Yene Damtew, yang juga merupakan penata rambut Michelle Obama.

    Sementara ahli tata rambut Nunzio Saviano mengatakan bila terpaksa harus memotong rambut sendiri, gunakan gunting yang tajam, bukan gunting dapur atau gunting alat tulis kantor. Penggunaan gunting yang kurang tajam, bahkan tumpul, dapat membuat rambut terpotong dengan tidak rata sehingga kesalahan dalam memotong dapat semakin tinggi.

    Rambut lurus
    Saviano menyarankan untuk rambut lurus dapat dilakukan pemotongan dalam kondisi rambut kering. Caranya, bagi rambut menjadi beberapa bagian sehingga mudah diatur. Ambil ujung rambut yang dan potong hanya pada ujung rambut, dengan gunting yang dipegang secara horisontal.

    "Potong tidak lebih dari 1 centimeter. Anda dapat memotongnya kembali di lain waktu, namun 1 cm adalah ukuran yang paling tepat sehingga model rambut tidak banyak berubah," kata Saviano.

    Gunting rambut. shutterstock.com

    Rambut bergelombang
    Penata rambut Ona Diaz-Santin mengatakan rambut yang kering secara alami sehabis keramas adalah kondisi yang tepat. Untuk cara memotong, sama seperti rambut lurus. Hanya saja, Anda harus memastikan bahwa rambut tidak ada yang kusut. Selain itu, hindari menarik rambut terlalu tegang supaya dapat melihat tekstur rambut. Ingat, hanya potong pada bagian ujung saja. Bila memiliki rambut panjang dengan layers, Anda dapat mengikat rapi rambut tepat di atas ubun-ubun. Angkat rambut yang sudah diikat tinggi-tinggi, ambil bagian ujung dan potong perlahan-lahan.

    "Ingat, bila memotong rambut bergelombang dalam kondisi basah, pastikan tidak ada rambut yang kusut. Dan sebaiknya potong ketika kondisinya lembab, bukan sangat basah," ujar Santin.

    Rambut keriting
    Kondisi terbaik untuk memotong rambut keriting adalah lembab dan tidak kusut, mengingat rambut keriting akan tampak menyusut pendeknya ketika sudah kering. Santin mengatakan untuk hasil terbaik dapat menggunakan kaca lipat tiga dengan gunting sepanjang 10-15 cm dan sisir keramas.

    Rambut tebal
    Kondisi yang tepat untuk memotong rambut tebal tergantung pada tekstur, apakah lurus, keriting, atau bergelombang. Namun, hal yang harus diingat adalah pembagian rambut. Rambut harus dibagi rata dan sebelum memotong ambil sedikit rambut untuk dipotong hanya pada ujungnya saja.

    "Semakin sedikit jumlah rambut yang diambil, maka akan semakin mudah untuk mengaturnya ketika dipotong," ujar penata rambut Yene Damtew.

    Rambut sangat pendek
    Rambut jenis ini dapat dipotong dalam kondisi basah atau kering. Namun, untuk rambut keriting sebaiknya dilakukan dalam kondisi lembab. Teknik yang digunakan untuk rambut jenis ini sangat gampang. Untuk potongan buzzcut, Anda dapat menggunakan penjepit asalkan tahu berapa level yang dibutuhkan.

    Sementara itu, untuk potongan pixiecut, Anda dapat memotong hanya pada ujung rambut saja supaya tidak terjadi kesalahan potong. Bila terjadi kesalahan potong pada jenis rambut ini, Anda dapat memanipulasi tampilan dengan menggunakan gel rambut atau pomade, sampai dapat pergi ke salon untuk memperbaikinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.