Bersekolah saat New Normal, Ini Saran UNICEF

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tua antar anaknya ke sekolah. pbs.org

    Ilustrasi orang tua antar anaknya ke sekolah. pbs.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Siswa-siswi harus menghadapi kondisi yang berbeda untuk memperoleh pendidikan, karena pandemi virus corona (Covid-19) pada tahun ini belum juga berakhir. Virus corona juga menginfeksi anak-anak, sehingga pada kondisi new normal perlu memperhatikan protokol kesehatan. Anak-anak juga tidak dapat berkumpul dalam kelompok besar dan perlu menjaga jarak.

    Dikutip dari Medical Daily, Sabtu 4 Juli 2020, UNICEF memberikan beberapa saran menarik untuk membantu mengondisikan pikiran anak-anak yang kembali ke sekolah dengan benar. Fakta bahwa mereka harus mematuhi pedoman adalah penyebab kekhawatiran bagi mereka, sesuatu yang dapat mengalihkan tingkat fokus mereka dalam belajar.

    Bimbingan orang tua akan menjadi kunci di sini. Semuanya bermuara pada penjelasan yang tepat kepada mereka mengapa hal itu diperlukan. Seperti dalam mengenakan masker wajah, yang dapat menghalangi permainan atau lari mereka yang biasa, cukup jelaskan kepada mereka bahwa ini hanya sementara.

    Penting untuk saat ini menjaga semua orang terlindungi untuk memastikan bahwa mereka melakukan pencegahan terhadap virus. Beberapa orang bahkan mungkin memberitahu mereka bahwa itu adalah pernyataan mode akhir-akhir ini, yang bisa lebih mendorong mereka.

    Selain itu, anak-anak mungkin mempertanyakan mengapa mereka harus mengikuti protokol tertentu di sekolah. Cara yang baik untuk mendekati ini adalah dengan mengingatkan mereka bagaimana kuman dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Mencuci tangan adalah sesuatu yang paling disarankan untuk dilakukan bahkan sebelum Covid-19.

    Selain itu, beberapa video yang menjelaskan efek dari kebersihan yang tidak benar akan membantu. Ada banyak video online itu. Untuk anak-anak, menemukan video paling sederhana untuk ditampilkan yang akan membantu.

    Untuk pikiran yang lebih muda, menemukan yang dengan kartun atau animasi akan membantu menyibukkan minat mereka.

    Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan ketika anak-anak mencoba untuk mengatasi normal baru. Orang tua perlu memantau kemajuan mereka sedekat mungkin dan memastikan bahwa garisnya terbuka.

    Jika mereka mengamati sesuatu yang berbeda, cobalah untuk berbicara dengan mereka tentang hal itu. Ini adalah proses yang sulit tetapi sesuatu yang dapat diatasi oleh siapapun setelah beberapa waktu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Sirna dalam 6 Nama Kronologi Pelarian Djoko Tjandra

    Setelah 11 tahun, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap di Malaysia. Ada nama Pinangki Sirna Malasari dalam pelarian buron kasus cessie Bangk Bali itu.