Tingkatkan Imunitas, Mulai Gaya Hidup Sehat Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi olahraga dengan wajah ditutup masker. Sumber: China News Service via Getty Ima/mirror.co.uk

    Ilustrasi olahraga dengan wajah ditutup masker. Sumber: China News Service via Getty Ima/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 menciptakan keterbatasan dalam beraktivitas tapi banyak cara untuk tetap mempertahankan gaya hidup sehat dan aktif selama di rumah. Selain untuk memperbaiki suasana hati, gaya hidup sehat dan aktif juga dapat menjaga kesehatan tubuh.

    Dokter spesialis gizi klinik Juwalita Surapsari, Sp.GK, M.Gizi dari Perhimpunan Nutrisi Indonesia memberikan beberapa panduan yang harus dilakukan untuk tetap menjaga gaya hidup aktif selama beraktivitas.

    Cukupi kebutuhan energi harian
    Semakin banyak aktivitas fisik, kebutuhan akan sumber energi juga semakin banyak. Dilihat dari jumlahnya, setiap orang memiliki kebutuhan energi yang berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, tinggi, berat badan, dan aktivitas fisik.

    Anda perlu memperhatikan pola makan teratur dan ideal, yang terdiri dari tiga kali makan utama dan dua kali selingan atau camilan, sesuai anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pola makan teratur juga perlu didampingi dengan asupan gizi seimbang dari makanan yang dikonsumsi.

    “Yang perlu diperhatikan dari gaya hidup sehat tersebut termasuk di antaranya nutrisi yang dikonsumsi agar bisa mencakup semua kebutuhan gizi makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak) dan gizi mikronutrien (vitamin dan mineral)," ujar Juwalita.

    Dia mengingatkan makanan atau minuman yang dikonsumsi tidak berarti hanya untuk mencukupi kebutuhan kalori namun juga memenuhi makronutrien maupun mikronutrien penting.

    Pahami kandungan makanan yang dikonsumsi
    Menurut Juwalita, gunakan panduan piring makan dalam memilih makanan, yaitu setengah dari piring harus mengandung sayuran atau buah-buahan, kemudian seperempatnya diisi dengan protein dan seperempat lain mengandung karbohidrat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga mengeluarkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS), yang berisi manfaat makanan sehat bagi tubuh, panduan makan sehat, ditambah panduan pola hidup sehat, seperti aktivitas fisik dan kebersihan diri.

    Agar asupan protein tercukupi, konsumsi makanan seperti ikan, ayam, telur, daging, dan susu. Protein merupakan salah satu makronutrien, yang menjadi komponen utama pembentuk otot dan jaringan tubuh serta membentuk hormon, enzim, dan hemoglobin yang penting dalam berbagai fungsi dalam tubuh.

    Olahraga dan istirahat cukup
    Selain mengonsumsi berbagai jenis makanan di atas, Anda juga perlu olahraga untuk menjaga daya tahan tubuh. Usahakan bangun dari tempat duduk setiap 2 jam sekali untuk berjalan di sekitar rumah dan berolahraga ringan.

    Istirahat dan tidur yang cukup juga penting dilakukan. Remaja dan orang dewasa dianjurkan tidur selama 7 jam sehari untuk bisa mempertahankan imunitas tubuh.

    Minum susu
    Susu merupakan salah satu alternatif sumber nutrisi penting yang bisa membantu mencukupi kebutuhan tubuh akan protein yang berguna untuk menjaga daya tahan tubuh, khususnya di kondisi yang tidak menentu dan masih rentan penyakit saat ini.

    “Susu dan berbagai minuman yang mengandung susu dapat membantu melengkapi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien tubuh. Dalam keadaan kita diharuskan melakukan berbagai aktivitas di rumah, sangat penting untuk tetap aktif dan berolahraga untuk tetap menjaga kesehatan. Oleh karena itu, susu bisa menjadi solusi praktis untuk menambah kembali nutrisi yang terbuang selama beraktivitas,” tutur Juwalita.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.