Mengenal dan Tahu Manfaat Glutathione, Antioksidan yang Kuat

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar organ hati di dalam tubuh manusia

    Gambar organ hati di dalam tubuh manusia

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahukah kamu kalau tubuh kita memproduksi antioksidan sendiri. Namanya Glutathione. Glutathione adalah antioksidan yang diproduksi dari tiga asam amino, yakni glutamin, glisin, dan sistein. Proses pembentukannya terjadi dalam organ hati.

    Mengutip laman Sehatq, glutathione juga bisa diperoleh dari luar tubuh melalui makanan atau obat. Makanan yang mampu memicu produksi glutathione antara lain brokoli, bawang merah, bawang putih, telur, kacang, ikan, dan ayam. Adapu suplemen glutathione berbentuk pil, suntikan, krim, ataupun inhalasi. Berikut manfaat glutathione:

    1. Menangkal radikal bebas
      Sebagaimana fungsi antioksidan pada umumnya, glutathione juga bertugas menangkal radikal bebas dalam tubuh. Zat ini langsung memperbaiki sel-sel yang rusak karena berbagai sebab. Lantaran itu pula, beberapa penelitian menyatakan glutathione juga mencegah pertumbuhan kanker dengan cara mengerem pertumbuhan sel yang tidak normal sekaligus memulihkannya.

    2. Meningkatkan sensitivitas insulin
      Glutathione dapat meningkatkan sensitivitas insulin untuk mencegah diabetes tipe 2. Caranya, glutathione memindahkan glukosa atau zat gula dari dalam darah ke dalam sel tubuh untuk digunakan sebagai energi.
      Penelitian menunjukkan penderita diabetes tipe dua memiliki kadar glutathione yang rendah.

      Ilustrasi brokoli. Unsplash.com/Annie Spratt

    3. Mengurangi gangguan pada usus besar
      Manfaat glutathione yang satu ini memang belum teruji pada manusia. Sebuah uji coba pada tikus yang mengalami kerusakan usus besar menunjukkan kondisinya berangsur pulih setelah mengkonsumsi suplemen glutathione.

    4. Meringankan gejala autisme
      Riset menunjukkan anak autistik memiliki kadar glutathione yang rendah, dibandingkan anak-anak tanpa gangguan spektrum autisme. Dari penelitian tersebut menunjukkan anak autistik membutuhkan asupan glutathione untuk mengurangi gejalanya.

    5. Melawan penyakit autoimun
      Kondisi peradangan yang kronis akibat penyakit autoimun akan meningkatkan stres oksidatif pada tubuh. Menurut penelitian, glutathione dapat mengurangi stres oksidatif tersebut sehingga pendeita autoimun merasa lebih baik.

    Kadar normal glutathione dalam darah adalah 1.000 - 1.900 umol/L. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen untuk meningkatkan kadar glutathione.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.