4 Makanan Ini Mampu Cegah Diabetes, Di Antaranya Cokelat

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mencicipi cokelat dalam pameran Kakao dan Cokelat 2019 di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Pengunjung mencicipi cokelat dalam pameran Kakao dan Cokelat 2019 di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang ada di dunia, bahkan ada sebutan induk penyakit. Ditandai dengan tingginya kadar glukosa pada tubuh. Diabetes juga menjadi penyakit yang bisa sampai pada tahap mematikan, bahkan ketika pandemic Covid-19, penyakit ini menjadi salahsatu yang paling banyak dijumpai oleh penderita yang terpapar virus corona.

    Antonio Guterres Sekjen PBB, mengatakan, “Banyak upaya telah dilakukan untuk mencegah dan memberi obat diabetes," tetapi penyakit ini terus meningkat pesat di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, serta mereka yang paling tidak dilengkapi dengan diagnostik, obat-obatan, dan pengetahuan untuk memberikan pengobatan yang bisa menyelamatkan jiwa,"pesan ini diungkapkan 14 November lalu, yang bertepatan pada hari diabetes sedunia.

    Penyakit yang sudah merebak hingga 422 juta orang dari data WHO tahun 2014, ini dapat dicegah atau paling tidak meminimalisirnya dengan pola makan yang sehat, aktivitas fisik, dan tidak merokok.

    Dengan banyaknya penderita diabetes di dunia, terdapat beberapa varian makanan olahan alami yang mampu meminimalisir kadar gula dalam tubuh.

    Olahan Bonggol Jagung
    Bonggol Jagung memiliki serat yang tinggi dan juga mengandung lignin, selulosa, dan hemiselulosa.

    Olahan Bonggol Jagung ini ditemui oleh sekelompok mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB)—Nasya Aulia, Angga Dwi Cahya, Kayla Asri M., dan Arnoldus Janssen Bevan P. Mereka membuat olahan Bonggol Jagung menjadi cemilan seperti kue kering atau Cookies.

    Sukun
    Buah yang memiliki warna kuning dan kulit buah yang bewarna hijau ini ternyata mampu mencegah penyakit diabetes. Sukun memiliki kandungan serat yang tinggi dan kalori rendah. Dengan kandungan yang di dalam buah sukun mampu mengintrol kadar gula darah.

    Baca: Obesitas Belum tentu Diabetes Tapi Tetap Harus Dihindari

    Sayur Bayam
    Diabetes yang terkenal dengan kelebihan kadar gula darah tinggi dalam tubuh dan dapat menyebabkan masalah serius, ternyata dapat diturunkan dengan sayur bayam.

    Sayu bayam banyak mengandung nutrisi seperti, zat besi, protein, dan vitamin sehingga makanan ini terkenal banyak mengatasi berbagai penyakit, salahsatunya diabetes. Kandungan anti oksidan yang ada di dalamnya mampu menurunkan kadar glukosa dalam tubuh.

    Tidak hanya itu mengkonsumsi bayam juga mampu meningkatkan sensitivitas insulin pada tubuh. Sensitivitas insulin pada tubuh berguna untuk merespon hormon yang ada di dalamnya. Apabila sensitiv insulin tinggi maka tubuh dapat menggunakan kadar gula darah secara efektif dan mampu menguranginya.

    Cokelat
    Cokelat terkenal dengan makan manis yang sekilas terlihat berseberangan dengan diabetes, ternyata cokelat juga bisa menjadi obat alternatif untuk diabetes. Hal ini dapat dilihat dari Journal of Nutritional Biochemistry. Tim peneliti jurnal tersebut menyebutkan bahwa cokelat memiliki senyawa yang melepaskan banyak insulin.

    Studi yang berjudul Monomeric Cocoa Catechins Enhance β-Cell Function by Increasing Mitochondrial Respiration menuliskan, bahwa senyawa yang terkandung di dalam cokelat atau kakao, mampu membantu sel beta, sel yang bertanggung jawab menghasilkan insulin untuk penangkal diabetes bekerja dengan maksimal.

    GERIN RIO PRANATA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.