Rumah Kecil, Bagaimana Isolasi Mandiri yang Efektif?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Gugus Covid-19 merapikan tempat tidur untuk isolasi mandiri di Gedung Sasana Krida Karang Taruna RW 03, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 18 Januari 2021. Seperti diketahui pemerintah DKI Jakarta mencatat 74 rukun warga (RW) berstatus zona merah Covid-19 per 7 Januari 2021, lokasi rawan ini, mengindikasikan tingginya risiko penularan Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas Gugus Covid-19 merapikan tempat tidur untuk isolasi mandiri di Gedung Sasana Krida Karang Taruna RW 03, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 18 Januari 2021. Seperti diketahui pemerintah DKI Jakarta mencatat 74 rukun warga (RW) berstatus zona merah Covid-19 per 7 Januari 2021, lokasi rawan ini, mengindikasikan tingginya risiko penularan Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada anggota keluarga positif Covid-19 dan harus isolasi mandiri. Isolasi mandiri merupakan salah satu pilihan tindakan mencegah penularan apabila orang terkena Covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan. Optimalnya, isolasi mandiri dilakukan pada ruang terpisah bagi pasien Covid-19 di rumah.

    Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan bagi sebagian masyarakat di Indonesia karena tidak semua keluarga memiliki ruang lebih di rumah, terutama yang memiliki ukuran tempat tinggal kecil. Jadi, bagaimana caranya isolasi mandiri bila tempat tinggal yang berukuran kecil?

    Melansir dari unggahan dr. Adam, isolasi mandiri masih bisa dilakukan di rumah berukuran kecil dan beriringan dengan anggota keluarga lain bila mengikuti protokol yang tepat. Berikut cara melakukan isolasi mandiri di rumah kecil menurut kandidat doktor di Universitas Kobe Jepang itu.

    Baca juga: Kembali ke Kantor setelah Sembuh dari Covid-19, Ini Syaratnya

    Lokasi
    Tempatkan pasien Covid-19 di ruang sendiri dengan ventilasi baik. Bila tidak ada ruang sendiri, posisikan pasien di area di mana anggota keluarga lain bisa menjaga jarak minimal 1 meter dengan pasien.

    Tempat tidur
    Pasien tidur di kamar sendiri. Bila tidak ada ruangan sendiri, pasien tidur di tempat tidur berbeda dengan jarak minimal 1 meter dari anggota keluarga lain.

    Kamar mandi
    Pasien menggunakan kamar mandi dan jamban sendiri. Bila tidak memungkinkan, pasien harus membersihkan dan mendisinfeksi permukaan kamar mandi dan WC setiap selesai menggunakan. Bila kondisi pasien tidak memungkinkan membersihkan sendiri, salah satu anggota keluarga harus membersihkan dan mendisinfeksi kamar mandi sebelum digunakan kembali.

    Makan dan minum
    Pasien makan dan minum di ruangan sendiri. Bila tidak ada ruang sendiri, pasien makan dan minum dengan tetap menjaga jarak minimal 1 meter dari anggota keluarga lain. Jangan gunakan alat makan yang sama. Kemudian cuci alat makan yang digunakan pasien dengan sabun dan air hangat. Gunakanlah sarung tangan saat sedang mencucinya.

    Cuci baju
    Cuci menggunakan sabun dan air atau mesin cuci, juga deterjen dengan air hangat bersuhu 60-90 derajat Celcius. Tempatkan pakaian pasien pada kantung khusus dan jangan digoyang-goyang. Gunakan sarung tangan saat sedang mencuci pakaian. Cucian pasien Covid 19 dapat dicuci bersamaan dengan pakaian anggota keluarga lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.