Pelihara Kesehatan Ginjal dengan Makanan Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lobak

    Ilustrasi lobak

    TEMPO.CO, Jakarta - Ginjal sehat diperlukan untuk aktivitas tubuh sehari-hari. Laporan menunjukkan kenyataan pahit sekitar 10 persen populasi di seluruh dunia dipengaruhi oleh penyakit ginjal kronis (CKD) dan jutaan orang meninggal setiap tahun. Para ahli menyatakan memilih makanan ramah ginjal adalah hal terbaik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan fungsi ginjal.

    Sebagian besar kelainan anatomi ginjal terjadi sejak lahir. Namun, kerusakan fisiologis terutama disebabkan oleh gaya hidup dan kebiasaan makan. Ada berbagai cara untuk meningkatkan fungsi ginjal dan makan makanan sehat adalah salah satu cara terbaik untuk melakukannya. Berikut 10 makanan yang baik untuk ginjal dilansir dari Boldsky.

    Kembang kol
    Sebagai sumber folat dan serat yang baik, kembang kol adalah pilihan yang sehat untuk meningkatkan kesehatan ginjal. Kandungan vitamin C menjadikannya makanan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan dan fungsi sistem kemih yang sehat. Mereka yang menderita penyakit ginjal diminta untuk mengurangi konsumsi natrium, kalium, dan fosfor. Mineral ini memperburuk masalah ginjal. Adapun, kembang kol adalah sayuran kaya nutrisi dengan konsentrasi mineral yang rendah, mengganti kentang dengan kembang kol adalah cara bagus untuk meningkatkan kesehatan ginjal.

    Ilustrasi kembang kol. Freepik.com/Stockking

    Kubis
    Kubis kaya fitokimia yang membantu memecah radikal bebas. Ini adalah salah satu makanan terbaik untuk kesehatan ginjal. Selain fitokimia, kubis juga mengandung vitamin K, B12, B6, asam folat, dan serat makanan. Karena rendah kalium, kubis juga merupakan makanan super. Komposisi nutrisi yang kaya menjadikannya kekuatan yang harus diperhitungkan tidak hanya untuk kesehatan ginjal tetapi juga fungsi sehat dari organ lain.

    Bawang putih
    Bawang putih mengandung nutrisi dan mineral seperti natrium, fosfor, kalium, dan zat anti-inflamasi yang membantu menurunkan kolesterol dan memungkinkan aliran darah yang lancar. Selain itu, bawang putih merupakan bumbu penting bagi penderita penyakit ginjal. Penyandang gagal ginjal dilarang menambahkan garam ke makanan dan mengandalkan rasa bawang putih.

    Bawang
    Seperti bawang putih, salah satu tujuan bawang merah dalam diet ramah ginjal adalah untuk menambah rasa tanpa garam. Selain itu, bawang kaya vitamin B kompleks, vitamin C, dan mangan, yang meningkatkan kesehatan usus. Bawang memiliki antioksidan kuat yang mendetoksifikasi dan membersihkan ginjal. Bawang juga mengandung mineral kromium yang membantu metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat. Jadi, mengonsumsi bawang mentah atau dimasak akan membantu menjaga kesehatan ginjal.

    Bit
    Bit telah lama dikenal karena kemampuannya mengatur aliran darah dan menjaga tekanan darah. Tanaman ini mengandung vitamin B6 dan K, keduanya baik untuk fungsi ginjal yang sehat.

    Lobak
    Sayuran renyah ini kaya antioksidan dan nutrisi tetapi rendah kalium dan fosfor. Oleh karena itu, ini merupakan tambahan yang baik untuk diet ramah ginjal. Penelitian menunjukkan lobak merupakan tambahan yang sehat untuk diet ginjal.

    Mentimun
    Mentimun terdiri dari air 96 persen. Penelitian menunjukkan makan mentimun secara teratur dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh dengan membantu ginjal mengeluarkan senyawa dari darah. Mentimun juga dapat membantu melarutkan batu ginjal kecil.

    Paprika Merah

    Paprika
    Mengandung rendah kalium dan kaya vitamin A, B6, C, serat, dan asam folat, paprika merah bekerja secara ajaib dalam menjaga kesehatan ginjal. Paprika merah dikatakan dapat memecah limbah beracun dalam darah, yang membantu fungsi ginjal.

    Ikan
    Para ahli merekomendasikan memasukkan 2-3 kali makan ikan untuk menjaga kesehatan ginjal. Ikan sumber protein berkualitas tinggi serta asam lemak omega-3 yang mengurangi peradangan. Salmon, tuna, dan ikan air dingin berlemak lain yang tinggi asam lemak omega-3 baik untuk ginjal.

    Minyak zaitun
    Minyak zaitun adalah sumber asam oleat yang luar biasa, komponen penting yang membantu fungsi normal ginjal. Minyak zaitun mengandung lemak jenuh tunggal yang membantu mencegah oksidasi. Selain itu, orang yang menggunakan minyak zaitun dibandingkan minyak lain memiliki risiko lebih rendah terkena kanker dan diabetes.

    Baca juga: Awas, 2 Penyakit Ini Berpotensi Merusak Ginjal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H